Kemenangan Persib Atas Sriwijaya FC Ternoda Karena Penemuan Mayat
SerbaSerbi

Dibalik perayaan kemenangan, polisi tengah menyelidiki panitia Celebes Cup II terkait penemuan mayat di gerbang selatan Stadion Siliwangi tempat digelarnya laga Persib vs SFC.

WowKeren - Minggu (4/11), Persib Bandung berhasil memenangkan piala pertama di musim ini. Tim Maung Bandung sukses mengalahkan Sriwijaya FC, 1-0, di ajang Celebes Cup II.

Sayangnya gol tunggal Muhammad Ridwan sebagai kunci kemenangan malah ternoda gara-gara pihak penyelenggara. Saat ini polisi tengah memeriksa Ketua Panitia Pelaksana atau Panpel Celebes Cup II, Abdi Satria, di Mapolrestabes Bandung, karena ditemukan mayat pemuda tanpa identitas di gerbang selatan Stadion Siliwangi, Bandung, tempat digelarnya laga Persib vs SFC.

Abdi dianggap lalai karena tidak mengantongi izin kepolisian dalam laga yang digelar dua hari sejak Sabtu (3/11) itu. Jika terbukti bersalah ia dikenai pasal 89 juncto Pasal 51 Ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Selain itu, Abdi terancam dengan Pasal 216 KUH Pidana dengan ancaman kurungan 4 bulan 2 minggu.

"Itu kalau terbukti ya," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung Ajun Komisaris Besar Wijonarko, melalui Kabag Humas Polrestabes Bandung Komisaris Rosdiana, Senin (5/11). "Kita sampai sekarang masih belum bisa menyimpulkan."


Sebelumnya, pemuda yang mengenakan kaus oblong warna hitam, celana jins biru dan memakai sepatu kets ini sebenarnya masih bernafas ketika ditemukan. "Tadi saya pegang lehernya, urat nadinya, ternyata masih ada napasnya. Kami langsung bawa anak itu ke Rumah Sakit Boromeus sambil kami berikan oksigen," kata anggota PMI, Usep Iman.

Sayang pemuda berusia 20 tahun itu tak bisa diselamatkan. "Ya, dia meninggal, belum diketahui penyebabnya. Sampai sekarang juga mayatnya masih ada di rumah sakit. Kami juga kesulitan mencari kerabat dan keluarganya karena identitasnya tidak ada," kata Usep.

Tak hanya soal penemuan mayat, penyelenggara Celebes Cup II juga dipertanyakan tanggung jawabnya terkait pemain SFC, Diego Rangel, yang mengalami cedera bahu kiri saat laga melawan Persib. Diego dilarang keluar rumah sakit hingga panitia membayar biaya operasi sebesar Rp 10 juta.

"Seharusnya yang bayar ini pihak Panitia Pelaksana (Panpel). Dia (Diego) memang pemain seleksi tapi tetap saja setiap turnamen yang bertanggung jawab tetap Panpel," tegas Mustika Ratna, agen dari Diego saat di IGD RS Halmahera. "Kalau tidak bisa mengadakan turnamen ya sudah jangan. Operasi tadi hanya lima menit, tapi kan klien saya di sini jadi tersandera."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!