Pihak stasiun Trans TV membantah melakukan pembohongan publik dan menggunakan orang bayaran untuk setiap episodenya.
- Tim WowKeren
- Selasa, 11 Desember 2012 - 11:59 WIB
WowKeren - Usai mendapat protes gara-gara episode toliet umum, acara "Super Trap" kembali diterpa rumor tak sedap. Reality show tersebut dinilai melakukan pembohongan publik karena menggunakan orang bayaran untuk dikerjai di acara tersebut. Namun, pihak Trans TV langsung membantah kabar tersebut.
Humas Trans TV, Hadiansyah Lubis, mengungkapkan tak semua episode "Super Trap" menggunakan talent atau orang bayaran. Selain itu, jika memang menggunakan talent maka pihak produksi "Super Trap" tetap merahasiakan bahwa mereka akan dikerjai, sehingga responnya tetap natural.
"Memang menggunakan talent, tapi dia enggak tahu akan dikerjai," ujar Hadiansyah Lubis ditemui di Jakarta Selatan, Senin (10/12). "Jadi reaksinya tetap spontan, alamiah."
Hadiansyah juga menegaskan bahwa jebakan di acara tersebut juga dilakukan pada masyarakat umum. Sehingga jebakan yang dilakukan "Super Trap" bukanlah rekayasa dan reaksi masyarakat juga spontan.
"Tidak semua episode 'Super Trap' menggunakan talent," tambahnya. "Ada kalanya jebakan diberikan kepada masyarakat umum yang tidak dibayar."
"Super Trap" merupakan reality show yang tayang setiap Kamis pukul 18:00 WIB di Trans TV. Acara tersebut juga diputar setiap Sabtu setelah program "Indonesia Mencari Bakat".
(wk/)