Jason Collins menuai kekaguman karena menjadi pemain aktif pertama di empat liga olahraga utama Amerika Serikat yang berani mengungkapkan dirinya seorang gay.
- Tim WowKeren
- Selasa, 30 April 2013 - 11:37 WIB
WowKeren - Bintang NBA, Jason Collins, membuat gebrakan sejarah olahraga basket di Amerika Serikat dan internasional. Ia secara terbuka mengungkap orientasi seksualnya sebagai gay.
"Aku adalah center NBA berusia 34 tahun. Aku berkulit hitam. Dan aku gay," kata Collins dalam artikel yang dipublikasikan Sports Illustrated untuk edisi Mei, Senin (29/4). "Aku tak pernah berencana menjadi atlet gay pertama di empat liga utama di Amerika. Tapi karena aku telah menjadi seperti itu, aku dengan senang hati membicarakan hal ini."
Keinginan untuk "Go Public" atas orientasi seksual tersebut sudah dipertimbangkan Collins sejak 2011. Orang pertama yang ia beritahu yakni bibinya, Teri, seorang hakim di pengadilan San Fransisco.
"Reaksi pertamanya sangat mengejutkan aku, 'Aku tahu kamu gay sudah sejak beberapa tahun lalu'," ujar Collins menirukan reaksi bibinya. "Sejak saat itu, aku merasa nyaman dengan sosok asliku. Dia memberiku dukungan. Aku merasa lega."
Pebasket yang pernah membela Boston Celtics dan Washington Wizards itu memutuskan bersikap terbuka demi memberikan dukungan pada kaum gay. "Aku ingin melakukan hal yang benar dan tak lagi menyembunyikan identitasku. Aku ingin ikut memberikan dukungan demi toleransi, penerimaan dan pemahaman. Aku ingin mengambil langkah dan berkata, 'Aku juga (gay)'," curhat pemain yang menegaskan ingin tetap berlaga di NBA itu.
Kejujuran dari pebasket yang sudah melakoni 12 musim pertandingan itu membuat rekan sesama atlet merasa bangga. Eks presiden Amerika Serikat, Bill Clinton, juga ikut memberikan dukungan.
"Bangga dengan @jasoncollins34," ujar bintang LA Lakers, Kobe Bryant. "Jangan menyesali siapa dirimu hanya karena diabaikan oleh yang lain. Keberanian dan dukungan."
"Aku mengenal Jason Collins sejak dia masih satu kelas dan berteman dengan Chelsea (putri Bill) di Stanford," ujar Bill. "Pernyataan Jason ini adalah momen penting dalam dunia olahraga dan sejarah bagi komunitas LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Trans Gender). Ini juga sebuah pernyataan langsung dari seorang pria baik yang ingin menjadi dirinya sendiri."
(wk/)