Butuh waktu 3 jam perjalanan dari Mesir ke Gaza untuk mengirim pesanan KFC yang dijual USD 30 per paket.
- Tim WowKeren
- Jumat, 17 Mei 2013 - 15:06 WIB
WowKeren - Di wilayah konflik sangat sulit mendapatkan barang mewah, bahkan makanan fast food seperti KFC. Hal tersebut juga terjadi di jalur Gaza, Palestina, yang harus menyelundupkan KFC untuk menikmatinya.
Para penyelundup ini membeli KFC di Mesir karena tidak ada gerai KFC di Jalur Gaza. Masuknya daging ayam renyah ini juga harus melalui jalur terowongan seperti layaknya senjata akibat blokade oleh Israel. Praktek ini dilaporkan sudah berlangsung beberapa tahun.
Tak ayal untuk memesannya tidak bisa seperti layaknya fast food namun butuh waktu 3 jam perjalanan dari Mesir ke Gaza. Peluang bisnis pun dimanfaatkan oleh perusahaan pengiriman Al-Yamama yang menetapkan harga USD 30 (Rp 300 ribu) untuk pemesanan satu paket KFC. Padahal di Mesir harganya hanya USD 11 (dari Rp 120 ribu).
"Makan KFC adalah sebuah mimpi di sini," ucap Rafat Shororo. "Perusahaan ini membuat mimpi itu menjadi nyata."
Meski harganya menjadi lebih mahal dua kali lipat namun itu tak menyurutkan warga Gaza memesan KFC lewat jalur bawah. Operator terowongan bawah tanah mengaku penyelundupan fast food sangat menolong perekonomian mereka yang sulit. Memang hampir semua barang diselundupkan ke Palestina, mulai dari rokok hingga hewan ternak.
(wk/)