Pihak maskapai salah membaca kode bandara Dakar dengan Dhaka sehingga Sandy dan Triet Vo mendarat di Bangladesh padahal tujuan Senegal.
- Tim WowKeren
- Senin, 20 Mei 2013 - 15:35 WIB
WowKeren - Pasangan turis dilanda rasa ngeri saat mereka menyadari telah mendarat bukan di tempat tujuan. Rupanya kecerobohan sebuah maskapai penerbangan membuat mereka nyasar hingga ke benua yang berbeda.
Sandy Valdiviseo dan suaminya, Triet Vo, terbang dari Los Angeles menuju Dakar di Senegal, Afrika, menaiki Turkish Airlines. Namun mereka justru sampai di benua berbeda yang jaraknya sekitar 11 ribu kilometer dari Dakar. Ternyata Sandy dan Triet mendarat di Dhaka, ibukota Bangladesh, yang berada di Asia selatan.
Los Angeles Times melaporkan bahwa kekeliruan tersebut akibat salah membaca kode bandara. Kode bandara Dakar, ibukota Senegal, adalah DKR sedangkan untuk Dakar di Bangladesh yaitu DAC. Sandy dan Triet baru sadar ketika menaiki penerbangan lanjutan di Istanbul, Turki.
"Ketika awak kabin mengatakan kami sedang menuju ke Dhaka, kami yakin bahwa begitulah anda mengucapkan 'Dakar' dengan aksen Turki," tutur Sandy. Pasangan asal Amerika ini baru curiga ada kesalahan setelah memerhatikan peta rute progres penerbangan, yang menunjukkan pesawat berada di atas Timur Tengah.
Ketika tiba di Bangladesh, Sandy dan Triet langsung komplain yang kemudian pihak maskapai melacak catatan pemesanan awal dan mengakui kesalahan mereka. Akhirnya mereka bisa terbang ke Afrika Barat setelah 12 jam tiba di Bangladesh dan bagasinya tiba 2 hari kemudian di Senegal.
Kejadian ini terjadi Desember 2012 namun hingga kini mereka masih memperjuangkan kompensasi. "Saya menelepon mereka (Turkish Airlines) setiap hari Jumat selama empat bulan terakhir," keluh Sandy. Kini akhirnya Turkish Airlines memberinya ditawari dua tiket kelas ekonomi gratis ke rute mana saja.
(wk/)