Jika prestasi Apple tidak memuaskan, termasuk dalam menaikkan harga saham, maka Cook harus rela kehilangan separuh pendapatannya.
- Tim WowKeren
- Senin, 24 Juni 2013 - 13:52 WIB
WowKeren - Prestasi Apple belakangan ini rupanya membuat para pemegang sahamnya masih merasa tak aman. Apple sendiri masih terhitung meraih keuntungan signifikan di bawah kepemimpinan Tim Cook. Namun, Cook mempertaruhkan kekayaannya untuk lebih meyakinkan pemegang saham.
Para petinggi Apple, bersama Securities and Exchange Commission, baru saja menyetujui permintaan Cook mengenai bonus gajinya. Cook meminta pembayaran bonus gajinya tergantung dari saham perusahaan. Jika prestasi Apple tidak memuaskan, maka Cook harus rela kehilangan separuh pendapatannya.
Cook sendiri telah direncanakan untuk menerima 1 juta lembar saham yaitu separuh pada 2016 dan sisanya di 2021 ketika baru saja menjabat CEO. Namun dengan adanya peraturan baru ini maka akan dibagikan merata setiap tahun. Sehingga pendapatan Cook tergantung kemampuan perusahaannya dalam mengembalikan modal yang telah dikeluarkan pemegang saham.
Selain itu Cook harus mampu menempatkan Apple dalam jajaran 3 teratas di daftar S&P 500. Jika berhasil maka Cook akan mendapatkan bonusnya secara penuh setiap tahun. Namun jika posisi Apple turun dari 3 besar maka ia akan kehilangan 25-50 persen.
Belakangan ini saham Apple sendiri memang merosot meski baru saja merilis iOS 7 dan beberapa gadget baru. Saham Apple masih tidak bergairah sejak iPhone 5 diluncurkan pada September tahun lalu. Sempat mencetak angka tertinggi USD 705 per saham di tahun lalu, kini nilainya "hanya" USD 413.
(wk/)