Yaritza Oliva merasakan matanya panas saat mengeluarkan darah yang diduga disebabkan masalah pembekuan darah.
- Tim WowKeren
- Rabu, 26 Juni 2013 - 13:41 WIB
WowKeren - Perumpamaan "menangis darah" kerap dijadikan gambaran sebuah perjuangan, namun tidak bagi gadis asal Chile ini. Yaritza Oliva menderita sebuah kondisi yang tidak diketahuinya sehingga bisa air matanya berubah jadi darah. Ya, Oliva menangis darah sungguhan.
Gadis berusia 20 tahun ini mengaku mulai menangis darah sejak 2 minggu lalu. Namun karena kondisi keluarganya yang miskin, ia tidak bisa berobat ke dokter ahli. Akhirnya, dokter yang tak tahu penyebab sakitnya hanya memberi Oliva obat tetes mata untuk mengurasi sensasi panas terbakar di matanya saat menangis darah.
Oliva menangis darah beberapa kali dalam sehari dan itu menimbulkan rasa sakit. Karena khawatir dipandang aneh dengan air mata darahnya itu, ia tidak pernah keluar dari rumah. Sang ayah yang hanya tukang kayu akhirnya meminta bantuan dari seluruh negeri untuk menggalang dana pengobatan bagi putrinya.
Dr.Alexander Lutz, ophthalmologist dari klinik Las Condes, menduga kondisi aneh itu disebabkan masalah pembekuan darah atau perubahan dalam trombosit darah. Efek dari penggunaan obat tertentu juga bisa jadi penyebabnya. Namun itu baru akan diketahui setelah Oliva menjalani pemeriksaan menyeluruh bersama para ahli dengan bantuan dana dari para donatur.
(wk/)