Jonathan Dos Santos menilai kalau Pique sebenarnya mengingatkan Barcelona untuk tak melulu menggunakan tiki-taka agar tak mudah dibaca lawan.
- Tim WowKeren
- Kamis, 12 September 2013 - 15:44 WIB
WowKeren - Pemain muda Barcelona, Jonathan Dos Santos, berkomentar tentang pernyataan Gerard Pique kalau Barcelona diperbudak oleh strategi tiki-taka. Menurut Santos, Pique sebenarnya hanya ingin menegaskan kalau Barca sedikit mengalami perubahan setelah kedatangan pelatih Tata Martino.
"Ia tumbuh di Barcelona, dengan filosofi Barcelona dan tim yang selalu bermain dengan filosofi itu," kata pemain berusia 23 tahun itu. "Kini, mungkin benar bahwa kami menerapkan lebih banyak bola jauh, dan tak selalu bermain bola pendek. Orang bilang Barca sudah berubah, namun sebenarnya tak ada banyak perubahan."
Sebelumnya Pique mengungkap ketergantungan Barcelona pada strategi tiki-taka. Kekasih Shakira itu menilai kalau di bawah pelatih terdahulu, Pep Guardiola dan Tito Vilanova, Barca terlalu terobsesi pada penguasaan bola.
"Kami telah melalui beberapa tahun dengan pelatih-pelatih homegrown, pertama Pep dan kemudian Tito," ujar Pique pada La Gazzetta dello Sport. "Kami dalam beberapa kesempatan cenderung berlebihan dalam gaya permainan yang berlandaskan pada penguasaan bola hingga mencapai satu titik di mana kami menjadi budak filosofi kami sendiri.
"Sekarang kami memiliki Tata sebagai pelatih, yang memiliki filosofi sepakbola sama, tapi juga mempunyai alternatif-alternatif lain yang menurut saya sangat positif," lanjut bek Timnas Spanyol itu. "Anda harus terus berkembang dan meningkat dalam sepakbola, kalau tidak Anda akan mudah diprediksi."
(wk/)