Sempat Jatuh Terpental, Dani Pedrosa Akui Marquez Terlalu Agresif
SerbaSerbi

Pedrosa berharap Marquez membuat batasan hingga insiden menyenggol pembalap sampai terpental itu tak terjadi lagi.

WowKeren - Ketegangan antara Dani Pedrosa dan Marc Marquez semakin memuncak. Pedrosa sebagai senior tak senang dengan cara Marquez mencapai kemenangan setelah insiden "melayang" di GP Aragon, akhir pekan lalu.

"Dia terlalu agresif. Aku ingin tahu apakah ada batasan dalam balapan karena aku juga bisa melaju dengan agresif dan melebih batas," sahut Pedrosa yang terpental setelah kabel kontrol traksi motornya tersenggol Marquez. "Hubunganku dengannya selalu baik-baik saja. Namun memang sulit jika masalah ini melibatkan rekan satu tim."

Menurut rencana, Dorna Sport akan menyelidiki penyebab dari kecelakaan Pedrosa yang melibatkan Marquez itu. Sidang dengar pendapat akan digelar bulan depan di Sepang Malaysia.


"Ini adalah insiden yang aneh dengan melibatkan elemen teknik. Setelah balapan, kami tahu bawa ada masalah teknik dan kabel putus yang kemungkinan besar jadi penyebab kecelakaan tersebut," kata Javier Alonso selaku Direktur Pelaksana Events Area di Dorna Sport. "Itulah yang jadi alasan kami memutuskan untuk melakukan investigasi. Tetapi, kami harus mengumpulkan semua data teknik dan karena alasan ini kami memlih untuk menunda keputusan dan mendengarkan saksi, hingga di Malaysia."

Jika memang terbukti bersalah, Jawara Moto2 itu akan mendapat sanksi poin penalti. Ia beresiko memulai balapan dari start paling belakang. Sejauh ini, Marquez sudah dua poin penalti karena mengabaikan bendera kuning saat sesi latihan di Sirkuit Silverstone.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!