Bersamaan dengan minggu pertama pemutaran, Julian Assange merilis film tandingan 'Mediastan' yang sempat bisa diunduh gratis untuk tanggal 19-20 Oktober di Amerika Serikat.
- Tim WowKeren
- Senin, 21 Oktober 2013 - 11:34 WIB
WowKeren - Tak heran jika "The Fifth Estate" terhitung gagal dalam memulai debutnya di box office Amerika Serikat, pekan ini. Pasalnya obyek dari film tersebut yakni founder WikiLeaks, Julian Assange, telah membuat film tandingan.
Film tersebut bertajuk "Mediastan" dengan format dokumenter. Film tersebut bisa diunduh secara gratis di Amerika Serikat khusus akhir pekan yakni 19-20 Oktober.
"Minggu ini," ujar Julian. "Ketimbang menghabiskan waktu dan uangmu untuk propaganda Hollywood, kenapa tak mengajak teman-temanmu berkumpul dan menonton 'Mediastan'."
Alhasil, penawaran Julian ini sedikit mempengaruhi perolehan pendapatan "The Fifth Estate" yang dibintangi Benedict Cumberbatch tersebut. Film arahan sutradara Bill Condon itu hanya menempati posisi ke-8 dengan perolehan pendapatan USD 1,7 juta (sekitar Rp 19 miliar) di minggu perdana pemutarannya. Ini merupakan perolehan terburuk untuk film yang diputar di 1500 bioskop itu
"Kami sangat kecewa dengan hasil ini," ujar kepala distribusi Disney, Dave Hollis. Meski begitu, Dave mengaku kalau pemutaran di New York, San Francisco, Washington D.C., Los Angeles dan Toronto berjalan cukup sukses.
"The Fifth Estate" merupakan biopik dari Julian Assange. Film ini mengisahkan di balik layar tentang sepak terjang Julian cs dalam membongkar rahasia negara melalui situs WikiLeaks. Tujuan awalnya yakni mengungkap dan mengekspos berbagai tindakan penipuan serta korupsi kekuasaan yang terjadi di berbagai negara di dunia.
Sementara itu, "Mediastan" memperlihatkan sisi yang lebih ekstrim. Julian mengungkap tentang sekelompok jurnalis yang berkeliling ke wilayah Asia Tengah seperti Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan dan Afganistan demi mewawancarai editor suatu harian. Tim jurnalis yang bekerja di bawah pengawasan Julian ini mencoba menemukan media lokal yang bersedia mempublikasikan rahasia diplomatik Amerika Serikat temuan WikiLeaks.
Berikut ini trailer film dokumentar "Mediastan":
(wk/)