Ricky Subagja mengatakan di SEA Games kali ini Indonesia tidak diperkuat oleh pasangan juara dunia untuk ganda campuran dan ganda putra.
- Tim WowKeren
- Kamis, 14 November 2013 - 22:36 WIB
WowKeren - Di SEA Games tahun ini, PBSI bulutangkis akan mengirimkan 16 pemain. PBSI mengharapkan di semua nomer para atlit bisa meraih medali.
"Untuk di Myanmar nanti kita akan bermain di nomer ganda putra putri, ganda campuran dan nomer tunggal putra putri. Untuk emas diharapkan bisa dapat dari nomer ganda putra dan putri serta dan ganda campuran. Sedangkan untuk perak dari nomer tunggal putra dan putri," ujar Ricky Subagja , Kasubid Pelatnas saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis, 14 November.
Ricky mengatakan jika diantara ke-16 pemain bulutangkis yang akan bertanding di SEA Games kali ini, kontingen bulutangkis Indonesia tidak diperkuat oleh pasangan juara dunia untuk ganda campuran dan ganda putra.
"Tontowi Ahmad dan Lilyana Natsir, Hendra dan Mohammad mereka akan bertanding di turnamen BWF Final Super Series. Jadi mereka akan absen untuk Sea Games tahun ini. Karena jadwal turnamen final BWF bersamaan dengan SEA Games," kata Ricky.
Mantan atlet bulutangkis peraih Olimpiade untuk nomer ganda putra ini menjelaskan bukan tanpa alasan PBSI menargetkan para atlitnya bisa mendapatkan medali 3 emas dan 2 perak di ajang SEA Games. Pasalnya, Pelatnas memang memiliki pemain terbaiknya dari setiap nomer.
"Saya rasa kesempatan kita untuk meraih medali sangat besar. Karena dua negara pesaing terberat kita seperti Malaysia dan Thailand, atlit terbaik mereka juga tidak turun di Myanmar. Untuk nomer ganda campuran kita turunkan pemain peringkat tujuh dunia BWF, Muhammad Rijal dan Debby Susanto," kata Rexy Mainaky, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI.
"Sementara untuk tunggal putra Dionysius dan Wisnu. Tunggal putri Aprillia Yuswandari dan Bellatrix. Ganda putri Greysia/Nitya dan Tiara/Gebby. Ganda putra Angga/Rian dan Ricky/Berry. Dan untuk ganda campuran selain menurunkan Muhammad/Debby kita juga menurunkan Riky/Richi," tutup Rexy.
(wk/)