Pengurus Besar Muaythai Indonesia masih mempertimbangkan soal usulan pengurangan jumlah atlet sekaligus meninjau kesalahan data terkait wakil yang telah didaftarkan.
- Tim WowKeren
- Selasa, 19 November 2013 - 15:09 WIB
WowKeren - Muaythai menjadi salah satu cabang olahraga yang dilombakan di SEA Games 2013 di Myanmar, bulan depan. Menurut rencana, Indonesia akan mengirimkan 11 atlet muaythai untuk turnamen tersebut.
Sayangnya, rencana tersebut terancam batal. Ketua Umum Harian Muaythai, Sudirman, mengungkap adanya usulan untuk mengurangi jumlah atlet dari 11 menjadi 4. Usulan tersebut dicetuskan pada saat rapat Kamis (14/11) antara pengurus muaythai, Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Masalah lainnya yakni 4 atlet yang sudah didaftarkan ternyata tidak sesuai dengan rekomendasi Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI).
"Dari 11 atlet yang sudah dipersiapkan ternyata hanya empat atlet yang sudah didaftarkan ke panitia SEA Games. Itupun tidak sesuai. Jadi data empat itu sebenarnya data yang tidak vallid. Katanya empat pemain ini potensial. Potensial dari mana? Datanya dari mana? Kabar burung? Mereka (Satlak Prima) datang latihan saja tidak pernah," kritik Sudirman. "Artinya ada miscommunication kemarin itu. Data Prima ke KOI yang menindaklanjuti keempat atlet (ke panitia SEA Games) ini ternyata tanpa adanya koordinasi secara mendalam ke PB-nya."
PBMI berjanji akan segera mengurus masalah tersebut. Kalaupun tidak dibiayai KOI, PBMI berencana menanggung biaya dari 11 atlet tersebut.
"Kalau alasan biaya. Sampaikan kepada kita, kita bersinergi. Toh dari awal sampai sekarang kita tidak pernah dibantu oleh KOI, prima hanya mengakomodir uang saku atlet saya, Itu juga carut marut. Peralatan latihan, sampai satu kaos pun belum ada, tapi itu kita persoalkan? Tidak. Katakan sekarang kita yang berjuang atau berkorban, ya tidak apa," ujar Sudirman. "Apapun kenyataannya kami akan perjuangkan mereka, apakah menggunakan biaya pemerintah atau swadaya kita. Kita lihat. Tapi saya pikir terlalu naif. Karena itu tidak berapa biayanya. Itu bentuk bantuan mereka sebagai pembina. Itu jika mereka merasa pembina."
(wk/)