Saat itu Justin menawarkan dengan harga murah namun ditolak karena dianggap karirnya tidak bertahan lama.
- Tim WowKeren
- Jumat, 06 Desember 2013 - 13:35 WIB
WowKeren - Kini Justin Bieber memiliki popularitas yang mendunia, namun siapa sangka ia pernah ditolak BlackBerry. Pelantun "Boyfriend" itu rupanya pernah menawarkan diri dengan harga murah untuk mengiklankan BlackBerry.
Hal itu diungkap oleh Bloomberg Businessweek mengutip pengakuan Vincent Washington, senior business development manager BlackBerry (2001-2011). Saat itu ia mengusulkan memakai Justin yang asal Kanada dan disukai para remaja sebagai endoser. Kala itu Justin hanya meminta bayaran setara Rp 2 miliar sebagai endoser BlackBerry.
"Bieber pernah mengatakan kepada kami, 'Berikan saya USD 200 ribu dan 20 BlackBerry, maka saya akan jadi endoser Anda'," ucap Vincent. Saat itu ia akhirnya mengajukan nama Justin pada tim marketing namun ternyata langsung ditolak.
"Mereka langsung membuang ide itu begitu saja. Mereka bilang 'Anak ini cuma iseng. Dia mungkin tidak akan bertahan lama (popularitasnya)," tutur Vincent. "Tapi aku bilang, 'Anak ini mungkin akan bertahan lebih lama dari RIM (nama perusahaan sebelum ganti jadi BlackBerry)'."
Vincent tak menyebutkan secara pasti kapan kejadian itu terjadi, namun tampaknya pada 2011. Tahun itu Justin mulai populer di seluruh dunia berkat debut dengan lagu "Baby" dan mengadakan tur yang dijadikan film konser "Justin Bieber: Never Say Never". Sekarang ini BlackBerry memiliki Alicia Keys sebagai brand ambassador.
(wk/)