Kasubid Pelatnas PBSI Ricky Soebagja merasa kecewa dengan penampilan Simon dan Hayom hingga akhirnya kalah di Korea Open Super Series 2014.
- Tim WowKeren
- Jumat, 10 Januari 2014 - 13:53 WIB
WowKeren - Dua pebulutangkis putra Indonesia di Korea Open Super Series 2014 mendapat kritik keras dari Kasubid Pelatnas PBSI Ricky Soebagja. Mereka yakni Simon Santoso dan Dionysius Hayom Rumbaka.
Simon tersingkir di awal babak utama saat menghadapi Chen Long. Sedangkan Hayom takluk di tangan Boonsak Ponsana (Thailand) pada babak kedua dengan skor 13-21, 15-21, Kamis (9/1).
"Di antara semua yang kalah, saya kecewa dengan penampilan Simon dan Hayom," tutur Ricky. "Mereka kalah dengan angka yang cukup jauh."
Selain Simon dan Hayom, Tommy Sugiarto juga kalah di tangan pemain muda China, Tian Houwei. Para pemain Indonesia lainnya yang berguguran yakni ganda putra Ricky Karanda Suwardi - Berry Angriawan serta tunggal putri Aprilia Yuswandari dan Hera Desi Ana Rachmawati. Sedangkan Greysia Polii dan Nitya Krishinda Maheswari masih berjuang untuk menuju semifinal.
Diakui Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Indonesia memang tidak mengerahkan pemain unggulan pertama seperti Tontowi Ahmad dan Lilyana Natsir. Saat ini, duo ganda campuran itu sedang fokus menyiapkan diri untuk turnamen kedua di 2014, Malaysia Open Super Series, Kuala Lumpur, 14 hingga 19 Januari.
"Memang sangat tidak diinginkan banyak pemain yang sudah rontok di awal," tutur Rexy. "Tetapi yang turun lebih banyak pemain lapisan kedua. Ganda putra biarpun gagal tetapi sudah memberikan perlawanan yang cukup sulit kepada lawannya yang lebih banyak pengalaman dan bahkan juara All England 2013. Cuma tunggal putri yang disayangkan, kekalahannya sangat telak."
(wk/)