Manajemen menilai kalau jadwal pertandingan di hari kerja itu sama sekali tak menguntungkan dari segi bisnis.
- Tim WowKeren
- Senin, 20 Januari 2014 - 14:17 WIB
WowKeren - Persebaya Surabaya menjadi salah satu klub yang protes terkait jadwal Indonesia Super League (ISL) 2014. Pasalnya, Persebaya akan menjamu lawan-lawannya pada hari kerja (bukan akhir pekan atau Sabtu-Minggu) di 6 dari 10 laga kandang.
"Ini jelas bukan jadwal yang baik sebab faktor hari juga sangat menentukan jumlah penonton yang datang ke stadion," protes Direktur Utama PT Mitra Muda Inti Berlian selaku pengelola Persebaya Surabaya, Diar Kusuma Putra. "Secara bisnis ini tidak menguntungkan karena pemasukan tiket di akhir pekan bakal lebih banyak daripada hari biasa."
Persebaya yang memiliki suporter terbesar di Indonesia memang sangat bergantung pada penjualan tiket. Apalagi manajemen sudah menargetkan meraup untung Rp 3 miliar untuk 10 pertandingan kandang. Dengan aturan tersebut, Persebaya merasa pesimis dengan target itu.
Jadwal pertandingan ISL resmi dirilis 17 Januari lalu. Stadion Mandala, Jayapura, mendapat kehormatan untuk menggelar pertandingan pembuka, yang akan mempertemukan tim tuan rumah sekaligus juara bertahan, Persipura Jayapura, melawan Persela Lamongan, Sabtu (1/2) siang.
Klik di sini untuk jadwal lengkap Indonesia Super League 2014.
(wk/)