Menurut Sheila Timothy, masakan dan makanan dalam budaya Indonesia merupakan sudah bagian keseharian yang memiliki banyak nilai filosofi tentang kehidupan.
- Tim WowKeren
- Rabu, 22 Januari 2014 - 20:03 WIB
WowKeren - Sukses di film "Pintu Terlarang" dan "Modus Anomali", kali ini Sheila Timothy membuat film yang bercerita tentang kekayaan masakan Indonesia yang berjudul "Tabula Rasa".
Menurutnya, masakan dan makanan dalam budaya Indonesia merupakan sudah bagian keseharian yang memiliki banyak nilai filosofi tentang kehidupan. Dibantu oleh sutradara muda Adriyanto Dewo yang dikenal sebagai sutradara film pendek dan aktor Vino Bastian, Sheila Timothy membuat film ini dalam proses yang singkat.
"Makanan bukan hanya sebagai pengisi perut tetapi juga metafora perataan hidup. Makanan Indonesia kaya dan beragam terutana di daerah minang yang dapat diterima diplosok negeri," ujarnya saat ditemui di JS Luwansa Hotel, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (22/1). "Proses syuting berlangsung dari 26 Januari samapai hingga akhir Februari dan terlibat 90 orang kru, kita kerja dari pagi sampai pagi. Karena kita juga ngejar waktu," ujar wanita 42 tahun itu.
"Tabula Rasa" menceritakan tentang pemuda asal Papua bernama Hans yang bercita-cita untuk menjadi pemain sepak bola profesional. Namun, Hans hampir kehilangan semangat hidupnya. Ia bertemu dengan Mak Uwo, seorang pemilik rumah makan Minang sederhana. Hans dan Mak Uwo menemukana persamaan yang sama. Mimpi dan semangat hidup kembali terbentuk lewat makanan dan masakan.
(wk/)