Dalam aturan transfer FIFA dijelaskan klub lain tidak bisa melakukan pendekatan kepada pemain sampai sisa kontraknya kurang dari enam bulan.
- Tim WowKeren
- Rabu, 29 Januari 2014 - 09:17 WIB
WowKeren - Klub Santos, Sonda dan Teisa merupakan tiga pemilik Neymar ketika dia bermain di kompetisi Brazil sebelum pindah ke Barcelona musim ini. Ketiganya merasa ada masalah dengan kontrak Neymar dan bertemu di kantor milik Sonda Senin (27/1) untuk membahasnya.
Sonda salah satu pemilik Neymar menjelaskan bahwa banyak penyimpangan dalam transfer Neymar musim panas ini. Mereka menyebut kontrak Barcelona termasuk ilegal.
Pasalnya, Barcelona memberikan uang muka sebesar 10 juta euro (sekitar Rp 166 miliar) untuk mengamankan hak untuk mendatangkan Neymar ketika kontrak bersama Santos berakhir. Padahal dalam aturan transfer FIFA dijelaskan klub tidak bisa melakukan pendekatan kepada pemain sampai pemain tersebut memiliki kontrak kurang dari enam bulan.
Ketiganya juga merasa tidak puas mengenai dana transfer yang diterima untuk pemain berusia 21 tahun itu. Barcelona baru-baru ini mengakui bahwa klub membayar sebesar 86 juta euro (sekitar Rp 1,4 triliun) kepada pemain asal Brazil itu. Padahal pada awal musim, mereka mengumumkan hanya membayar 57 juta euro (sekitar Rp 987 miliar).
(wk/)