Tradisi Unik 'Kubur' Orang Hidup di Kuba
Nasional

'Burial of Pachencho' sudah jadi tradisi tahunan selama 3 dekade yang dirayakan dengan meriah di Santiago de las Vegas.

WowKeren - Ada berbagai tradisi unik yang kadang-kadang tak terpikirkan, salah satunya di Kuba ini. Bagaimana tidak mencengangkan? Tradisi itu melibatkan prosesi mengubur orang hidup.

Namun tak perlu khawatir, penguburan tersebut hanya prosesi dan bukan benar-benar ditimbun dalam tanah. Tradisi aneh ini dilakukan tiap tahun dengan meriah di Santiago de las Vegas, kota kecil dekat Havana. Selama 30 tahun, festival ini selalu digelar pada 5 Februari dan dikenal dengan nama "Burial of Pachencho".

Seperti pemakaman sungguhan, ada seseorang yang dimasukkan dalam peti dan diturunkan ke liang lahat diiringi musik dan diantar sekumpulan "pelayat". Mereka juga memanjatkan doa dan "janda" yang menangisi jenazah bohongan itu ketika akan dikuburkan.


Prosesinya bermula di pemakaman umum dengan menurunkan peti mati ke liang lahat dipimpin seorang pemuka. Setelah memberikan doa terakhir, pelayat menaburkan bunga dan menuangkan minuman ke mulut "jenazah" untuk diminumnya. Setelah itu ia membuka mata dan memanjat keluar dari peti tersebut.

Ide tradisi nyeleneh ini berawal pada 1984 untuk mengakhiri musim karnaval setempat. Nama "Pachencho" sendiri dipilih bukan terkait seseorang melainkan dari judul kisah yang dimainkan di teater setempat. Alih-alih bersuasana duka, festival kematian palsu ini malah dirayakan bak pesta di jalan-jalan kota selama seharian.

"Festival ini memberikan nafas pada kota ini yang terus menjalani kehidupan sulit," ucap Yaumara Solis. "Berduka untuk orang yang hidup bukan tindakan tidak sopan pada yang telah tiada, ini adalah penghormatan untuk tantangan kehidupan."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!