Pendapatan HTC Menurun Rp 6 Triliun di Kuartal Terakhir 2013
SerbaSerbi

Hal ini disebabkan karena HTC lebih fokus pada smartphone kelas atas dan melupakan kelas menengah bawah.

WowKeren - Perusahaan produsen smartphone asal Taiwan, HTC, baru-baru ini telah mengumumkan hasil pendapatannya di kuartal terakhir tahun 2013. Hasilnya, pembesut HTC One ini terus mengalami kerugian besar sepanjang tahun lalu.

Dilansir dari PhoneArena, HTC mengumpulkan pendapatan sebesar USD 1,4 miliar (sekitar Rp 14 triliun) di akhir 2013. Namun angka tersebut menurun drastis sebesar 28 persen atau sebesar Rp 6 triliun dari kuartal sebelumnya yang sempat mencapai USD 2 miliar (sekitar Rp 20 triliun). Dengan pendapatan tersebut, HTC hanya berhasil memperoleh laba bersih sebesar 310 juta dolar Taiwan.

HTC merilis berbagai smartphone di tahun 2013 seperti HTC One dan HTC Butterfly. Namun sayangnya kedua produk tersebut kurang mendapatkan sambutan yang baik akibat harganya yang cukup mahal yakni kisaran Rp 7 juta.


"Problem kita tahun ini adalah terlalu berkonsentrasi pada produk kelas atas," ujar Cher Wang selaku Co-founder HTC. "Kami melewatkan sepotong besar keuntungan dari pasar kelas menengah."

Untuk mengatasi hal tersebut, pihak HTC berencana fokus pada smartphone murah di tahun 2014. Trend pasar sekarang lebih menyukai smartphone murah spesifikasi tinggi daripada yang mahal.

"Kita akan terus fokus membuat smartphone terbaik dan membangun portfolio kelas menengah yang menarik," tambah Peter Chou selaku CEO HTC. "Sementara itu kita juga akan berkomunikasi lebih baik dengan para pelanggan."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!