Menurut Motorola, Google merupakan perusahaan yang netral dan membiarkan mereka untuk berusaha mandiri.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 01 Maret 2014 - 08:47 WIB
WowKeren - Motorola dikenal tutup mulut usai dilepas Google pada bulan lalu. Namun kini, perusahaan asal Amerika itu sudah mulai buka-bukaan membicarakan apa yang terjadi antara dirinya dan Google selama masih bekerjasama dulu.
Dalam sebuah acara di MWC 2014, beberapa petinggi Motorola mengatakan bahwa Google merupakan perusahaan yang paling netral di seluruh dunia. Perusahaan pimpinan Larry Page tersebut tak pernah memberi perlakuan khusus kepada Motorola dan membiarkan mereka untuk berusaha mandiri.
"Google ingin kita menjadi sukses, tapi tidak benar-benar pernah membutuhkan kita," ujar Steve Horowitz selaku Pimpinan Software Motorola seperti dilansir dari PhoneArena. "Aku berharap kita bisa memiliki hubungan khusus dengan tim Android tapi selama menunggu rapat aku akan berdiri di lobi layaknya perusahaan lainnya. Google sangat berhati-hati untuk tidak memberi kita perlakuan khusus."
Sementara itu, Motorola masih enggan memberi alasan yang jelas tentang penyebab dibalik kesepakatan Lenovo dan Google. Namun Motorola mengaku senang kini bisa berada di tangan Lenovo yang dikenal memiliki teknologi yang handal.
"Lenovo adalah perusahaan yang siap memproduksi barang dalam volume yang banyak dan cepat," puji Mark Randal. "Hal lainnya yang menarik adalah teknologi. Mereka memberi kita akses ke teknologi yang lebih baik dan baru."
Meskipun telah berpisah dengan Google, namun Motorola mengaku masih akan tetap berurusan dengan Android. Pasalnya beberapa smartphone mereka seperti Moto G dan Moto X terbukti cocok dan sukses besar ketika memakai sistem operasi besutan Google tersebut.
(wk/)