Agensi MR.MR Namai Lagu Sama Milik SNSD Karena Sakit Hati pada SM
Musik

Winning Insight kesal kerja keras MR.MR selama 2 tahun hilang dari internet karena terkubur MV 'Mr.Mr' SNSD dan menuding SM sengaja melakukannya.

WowKeren - Beberapa waktu lalu boyband MR.MR merilis lagu berjudul sama dengan milik Girls' Generation. Mereka mengakui memang sengaja melakukannya sehingga terus menuai kritikan netter. Kini CEO agensi MR.MR memberikan pernyataannya lagi.

CEO Winning Insight, Lee Sung Ho, mengatakan tidak memiliki itikad buruk pada SNSD. Ia mengakui memang ingin menyindir SM Entertainment karena telah memilih judul lagu yang membuat nama MR.MR menghilang dari daftar pencarian online. Ia mengeluhkan keberadaan "Mr.Mr" membuat grup asuhannya tidak muncul di pencarian karena tertimbun lagu milik SNSD.


"Kami ingin menekankan bahwa ini masalah penindasan dan perlawanan antara perusahaan hiburan besar dan kecil," tulis pernyataan itu. "Saya, sebagai produser 300 lagu selama 20 tahun, adalah produser sebuah perusahaan hiburan kecil yang mencintai musik melebihi apapun."

"Banyak orang bertanya apakah kami 'menyerang' hanya karena judul lagu sama, tapi jika dilihat lagi, ada hal yang berbeda di sini. Adalah hal berbeda antara menggunakan judul sama vs menggunakan nama grup rookie yang saat ini sedang berpromosi sama dengan judul lagu itu. Ada juga yang bilang kami melakukannya agar cepat terkenal."

"Setelah judul lagu dari nama besar seperti SNSD dirilis maka nama kami langsung hilang dari internet. 5 album yang kami rilis selama 2 tahun ini terkubur di bawah 'Mr.Mr' SNSD. Sehingga yang muncul di internet adalah MV SNSD, bukan profile grup kami MR.MR."

Winning Insight merasa SM sedikit banyak membiarkan menjuduli lagu SNSD dengan "Mr.Mr" meski sudah tahu ada grup bernama sama. Pihak agensi juga tidak merasa ada masalah karena perwakilan SM yang menemuinya tidak meminta hal khusus. Winning Insight juga mengakui penamaan judul yang sama ini juga untuk nebeng popularitas SNSD.

"SM dan lainnya mengatakan ini strategi pemasaran kami dengan nebeng mereka. Ya, memang benar. Jika bukan karena aksi tirani SM maka kami tidak akan memakai strategi pemasaran seperti ini. Karena jika kami grup berusia 2 tahun di bawah agensi JYP/YG maka apakah SM akan berani melakukan hal seperti itu?"

"Adalah sebuah penindasan saat tidak mempedulikan kerja keras grup rookie yang tidak terkenal dari perusahaan kecil. Meski suara dan aksiku ini kecil dan langsung terkubur karena mereka begitu besar tapi saya akan tetap menyuarakannya. Karena keringat kami juga sama pentingnya daripada sekedar menonton."

(wk/)

You can share this post!