Pihak Malaysia Airlines menyatakan bahwa pihaknya kini telah menghubungi keluarga penumpang untuk berjaga-jaga kemungkinan terburuk.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 08 Maret 2014 - 11:52 WIB
WowKeren - Sebuah pesawat Maskapai asal negeri Jiran, Malaysia Airlines, dikabarkan telah menghilang pada Sabtu (8/3) dini hari. Pesawat yang tengah dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing tersebut dilaporkan membawa 12 penumpang asli Indonesia.
Pimpinan Malasysia Airlines, Fuad Sharuji, menyatakan bahwa ada 239 penumpang yang berada dalam pesawat tersebut termasuk 2 bayi dan 12 kru pesawat. Adapun seluruh penumpang tersebut berasal dari negara-negara berbeda. Diantaranya 12 orang asal Indonesia, 152 orang dan 1 bayi dari China, Malaysia 38, Australia 7, Perancis 3, Amerika Serikat 3 dan 1 bayi, Selandia Baru 2, Ukraina 2, Kanada 2, Rusia 1, Italia 1, Taiwan 1, Belanda 1 dan Austria 1.
Pihak Pejabat Konsuler dan Ketua Satuan Tugas Perlindungan WNI dari Kedutaan Republik Indonesia di Malaysia, Dino Nurwahyudin, membenarkan hal tersebut. Namun sampai saat ini pihaknya belum bisa memberi data lengkap mengenai nama-nama warga Indonesia yang berada dalam pesawat tersebut karena belum diberitahu oleh pihak Malaysia Airlines.
"Sudah dikonfirmasi, tapi mereka belum merilis nama-nama," ungkap Dino Nurwahyudin seperti dilansir dari VIVAnews. "Hingga kini kami juga belum menerima nama-nama WNI yang berada di pesawat."
Sementara itu perwakilan dari Malaysia Airlines, Ahmad Jauhari, menyatakan bahwa saat ini pihaknya tengah berusaha mengkontak keluarga penumpang pesawat tersebut untuk berjaga-jaga akan kemungkinan terburuk. Ia juga meminta doa agar seluruh penumpang bisa selamat.
"Tim kami saat ini tengah menghubungi keluarga penumpang dan juga awak pesawat," ujar Ahmad Jauhari. "Pikiran dan doa kami bagi seluruh penumpang dan awak pesawat tersebut dan juga keluarga mereka."
Pesawat jenis B777-200 itu bertolak dari Kuala Lumpur pukul 00:21, Sabtu (8/3) dan dijadwalkan akan tiba di Beijing pukul 06:30 di hari yang sama. Namun setelah dua jam mengudara, pesawat tersebut mulai kehilangan kontak dengan pemantau lalu lintas udara pukul 02:40 di wilayah Vietnam.
Kunjungi Galeri Foto dukungan berbagai negara untuk insiden hilangnya Pesawat Malaysia Airlines.
(wk/)