Duri yang bernama papila ini membentang dari ujung mulut hingga usus untuk membantu kura-kura mengkonsumsi jelly laut.
- Tim WowKeren
- Kamis, 20 Maret 2014 - 11:52 WIB
WowKeren - Kura-kura selama ini dikenal sebagai hewan yang cukup jinak bagi manusia. Namun siapa sangka salah satu jenis kura-kura ini ternyata memiliki isi mulut yang bergerigi tajam dan siap menerkam siapapun yang mencoba untuk mengganggunya.
Kura-kura dengan jenis Leatherback ini memang dikenal sebagai spesies terbesar dari seluruh jenis kura-kura. Meskipun cukup jinak, namun kura-kura jenis ini memiliki ratusan duri yang tajam dan runcing dalam mulutnya. Duri yang diberi nama "papila" ini membentang dari garis mulut lalu ke tenggorokan hingga ke perutnya.
Selain untuk mempertahankan diri dari musuh, duri ini juga berguna untuk membantunya memakan jelly laut dan ubur-ubur. Bentuk permukaan jelly yang licin kadang membuat makanan ini sering terlepas dari mulut kura-kura. Oleh karena itulah papila diperlukan untuk mencegah jelly tersebut melarikan diri dari mulut.
Kura-kura ini memang dikenal hanya mengkonsumsi jelly laut dan ubur-ubur saja. Ia bisa mengkonsumsi jelly sebanyak mungkin atau mengandung sekitar 16 ribu kalori setiap harinya. Makanan yang cukup banyak ini diperlukan untuk membantunya tetap kuat berjalan sejauh 10 ribu mil per tahun.
Sayangnya Leatherback tidak memiliki kemampuan khusus untuk membedakan jelly atau ubur-ubur dengan sampah plastik di pantai. Hal inilah yang membuat kekhawatiran bagi pecinta kura-kura karena spesiesnya yang terus berkurang akibat mengkonsumsi sampah. Kini berbagai organisasi pecinta hewan terus melakukan upaya untuk menjaga spesies Leatherback agar tidak punah dengan cara membersihkan pantai dari sampah plastik.
(wk/)