Data ini melengkapi temuan satelit Australia dan China namun hasilnya nihil saat dilakukan pencarian.
- Tim WowKeren
- Senin, 24 Maret 2014 - 09:51 WIB
WowKeren - Petunjuk keberadaan Malaysia Airlines yang hilang sejak 8 Maret lalu kini memiliki spekulasi baru. Perancis mengklaim menemukan data satelit yang diyakini sebagai puing MH370 di perairan Samudra Hindia bagian selatan.
Kementerian Transportasi Malaysia, mengaku telah menerima informasi obyek tersebut mengambang sekiar 850 km di area pencarian saat ini. Temuan ini melengkapi data satelit milik Australia dan China sebelumnya yang juga merilis gambar kemungkinan puing-puing pesawat. Namun Malaysia tidak mempublikasikan detail ukuran atau lokasi serpihan itu.
Meski begitu, laporan itu telah diteruskan kepada pusat koordinasi penyelamatan Australia yang berada di Canberra. Australia kemudian mengerahkan 8 pesawat, 4 militer dan 4 sipil ke koridor selatan untuk melakukan pencarian pada Minggu, 23 Maret, tapi tak mendapat temuan baru. "Kami akan mencoba mencarinya lagi," ucap Mike Barton, Kepala Pusat Koordinasi Maritim Australia.
Laporan lain juga menyebutkan info terbaru yakni perilaku aneh pesawat yang membawa 239 orang termasuk kru itu yang sempat terlacak. MH370 ternyata berbelok dengan tajam di Laut China Selatan lalu melesat ke arah Selat Malaka. Radar militer mencatat pesawat itu terbang di ketinggian sekitar 12 ribu kaki yang dianggap tak normal sebelum akhirnya menghilang.
Selain itu pemerintah Malaysia juga membantah adanya laporan pilot MH370 sempat menerima telepon dari wanita misterius sebelum lepas landas. The Mail menyebut Kapten Pilot Zaharie berbicara di telepon selama 2 menit yang nomornya diketahui dari SIM card milik identitas palsu. Inspektur Jenderal Datin Asmawati mengatakan bahwa tabloid itu tidak memiliki hak eksklusif mengenai detail penyelidikan.
Hingga saat ini sudah ada 26 negara yang ikut serta dalam operasi pencarian dan kini berfokus untuk menyisir kedalaman Samudera Hindia. Malaysia Airlines pun menjanjikan kepada keluarga penumpang untuk menerbangkan mereka ke Perth jika puing-puing yang ditemukan di Samudera Hindia itu benar-benar milik MH370.
(wk/)