Film itu akan lebih mengangkat sisi kemanusiaan dan bukan politik.
- Tim WowKeren
- Rabu, 26 Maret 2014 - 21:14 WIB
WowKeren - Aktor Lukman Sardi kini menjajal profesi sutradara. Debut pertamanya dibuktikan dengan menggarap satu film yang bertemakan kejadian Mei 1998 saat reformasi terjadi, "Dibalik 98". Tema ini dipilih karena dia sendiri mengalami kejadian tersebut dan masih banyak anak muda yang belum tahu kejadian di era itu.
"Basic ceritanya saat Indonesia reformasi Mei 1998. Reformasi, kejatuhan Soeharto, kerusuhan mahasiswa, intinya itu. Itu cukup deket karena gua mengalami peristiwa itu dan belum terlalu jauh jarak waktunya. Lagipula banyak anak muda yang lahir tahun itu tapi nggak tahu peristiwa itu. Gampang gua riset karena pelakunya masih banyak yang hidup. Jadi sesimpel itu karena ada related antara gua dengan kejadian tahun '98," ujar Lukman saat ditemui di Jakarta, Rabu, 26 Maret.
Untuk membuat film itu, Lukman harus melakukan banyak riset terhadap pelaku-pelaku sejarah namun tidak melibatkannya langsung dalam film. Namun, dalam film tersebut Lukman lebih berbicara dari sisi kemanusiaannya, bukan politik yang terjadi pada zaman itu.
"Gua interview pelaku sejarah baik dari pemerintah dan masyarakat biasa. Gua ngelakuin banyak riset dan baca-baca buku yang berkaitan dengan sejarah itu. Film gua bicara kemanusiaan kok," kata Lukman. "Bahkan orang-orang pemerintah gua anggap sebagai manusia yang punya kegelisahan dalam situasi terjepit. Buat gua akan riskan kalo kita ngomongin yang terlalu politik karena menurut gua terlalu kontroversial."
(wk/)