John Chen mengungkapkan rencananya untuk menuntut penyebar bocoran BlackBerry ke meja hijau.
- Tim WowKeren
- Kamis, 27 Maret 2014 - 11:10 WIB
WowKeren - Bocoran produk baru di dunia maya memang menjadi hal yang lumrah di kalangan produsen gadget dunia. Namun sepertinya, CEO BlackBerry, John Chen, kurang suka jika produk barunya tersebar ke publik sebelum tanggal perilisan.
Dilansir dari BGR, Chen mengungkapkan kekecewaannya terhadap para penyebar bocoran produk baru BlackBerry. Pria berusia 58 tahun ini terlihat murka dan berencana untuk menghukum siapa saja yang telah mengungkap rencana baru perusahaannya ke dunia maya. Tak tanggung-tanggung, Chen bahkan siap membawa kasus ini ke meja hijau.
"Aku mengakui bahwa kebocoran mungkin mencerminkan minat yang begitu dalam dari publik kepada BlackBerry," tulis Chen dalam blog resmi BlackBerry. "Ada banyak orang yang antusias kepada perusahaan dan produk kami. Mereka ingin tahu apa yang akan kami lakukan selanjutnya."
"Namun ketika rasa ingin tahu itu berubah menjadi tindak kriminalitas, terpaksa aku harus mengambil tindakan tegas," imbuhnya. "Kami akan mengajukan gugatan untuk mencegah kebocoran yang terjadi baik internal maupun eksternal."
Chen selanjutnya menghimbau seluruh pegawai BlackBerry untuk tidak membocorkan rahasia perusahaan. Ia juga menyuruh media untuk tak lagi memuat berita tentang bocoran produk baru BlackBerry. Menurutnya, BlackBerry akan dengan senang hati memberi informasi baru jika memang sudah siap untuk dibagikan.
BlackBerry saat ini memang disibukkan dengan berbagai aktivitas di ranah hukum. Sebelumnya mereka telah menuntut perusahaan Typo karena membuat keyboard QWERTY dimana model tersebut diklaim sebagai ciri khas BlackBerry. BlackBerry rencananya akan merilis smartphone barunya yakni seri Z3 atau Jakarta dan Q20 pada bulan April mendatang.
(wk/)