Samsung mengapalkan 1 juta unit lebih sepanjang 2013 yang disusul Smartfren, Lenovo, OPPO, Sony dan Blackberry.
- Tim WowKeren
- Selasa, 01 April 2014 - 10:51 WIB
WowKeren - Laporan hasil riset Nielsen, Decoding the Asian Mobile Consumer 2013, menunjukkan daya beli smartphone di Indonesia. Rupanya Samsung masih menjadi primadona konsumen di Tanah Air di tengah daya beli yang terus meningkat.
Negara-negara di Asia Pasifik diyakini akan mengalami pertumbuhan pesat dalam penggunaan smartphone. Pertumbuhan penetrasi smartphone di kawasan Asia Pasifik memang diprediksi akan melampaui pasar Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa yang mulai memasuki fase jenuh. Yang paling tinggi terjadi di Hong Kong dan Singapura dengan pertumbuhan 87 persen dari populasi.
Sedangkan Indonesia berada di posisi keenam dengan penetrasi 23 persen, jauh lebih rendah dari Malaysia dan Thailand. Indonesia tercatat mengimpor ponsel lebih dari 15 ribu ton dengan nilai belanja USD 2,6 miliar selama tahun lalu. Di kuartal keempat 2013, Samsung masih mendominasi dengan penjualan 1.137.664 unit di Indonesia.
Setelah Samsung disusul Andromax milik Smartfren yang laku 581 ribu unit. Lalu ada Lenovo dengan catatan pengapalan 321 ribu unit serta OPPO sebanyak 254 ribu unit. Sedangkan Sony bertengger di peringkat lima dengan angka pengiriman 198 ribu unit yang diikuti BlackBerry yang hanya mampu menjual 180 ribu unit.
Merek, rekomendasi mulut ke mulut, media sosial, dan fitur menjadi faktor utama pembelian smartphone di kawasan Asia Pasifik dalam setahun terakhir. Sementara itu untuk proyeksi penjualan smartphone di Indonesia tahun ini diprediksi akan terus meningkat. Karena persentase pengguna smartphone dan feature phone memiliki ketimpangan besar yakni 20 banding 80 persen.
(wk/)