Vimeo mengaku belum menerima surat keberatan resmi dari Kominfo namun Tifatul mengatakan telah mengirim surat hanya saja tidak ada respon.
- Tim WowKeren
- Selasa, 13 Mei 2014 - 10:08 WIB
WowKeren - Sebelumnya, Menkominfo Tifatul Sembiring memblokir situs Vimeo yang dianggap memuat konten porno. Mengenai hal tersebut, pihak Vimeo langsung memberikan reaksi.
Lewat akun Twitter @vimeo, Vimeo menegaskan belum menerima surat keberatan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Vimeo juga mengatakan bahwa pihaknya pasti akan memberikan respon jika surat memang sudah dikirimkan resmi.
"Kami berharap akan melakukan sesuatu, tetapi semuanya di luar kendali kami, tidak ada kontak resmi mengenai hal itu," kicau Vimeo dalam Twitter. "Kami pastinya akan melakukan pembicaraan resmi untuk mengambil tindakan".
Meski demikian nampaknya pihak Kominfo justru mengonfirmasi telah melakukan kontak resmi pada Vimeo. Menurut Menkominfo Tifatul Sembiring, pihaknya sampai dua kali mengirim surat keberatan pada Vimeo, namun tidak ada tanggapan. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk melakukan pemblokiran.
Selain itu Tifatul juga menyatakan tidak akan mentolerir operator ataupun ISP yang tidak memblokir Vimeo. Bahkan ia mengancam akan menutup situs jika peraturan ini tidak ditaati. "Inikan perintah dari UU No. 44/2008 tentang Pornografi, kalau mereka tidak mau blokir konten itu, ya akan kita tutup akses situsnya," kata Tifatul.
Vimeo diblokir oleh Kominfo sejak Sabtu (10/5), karena dianggap memiliki konten pornografi. Keputusan ini menimbulkan kecurigaan netter bahwa Kominfo bermaksud menutupi beredarnya video seronok dalam kampanye partai sang menteri. Pemblokiran ini langsung menuai banyak protes dari netter.
(wk/)