Smartphone ini dijalankan dengan PrivatOS yaitu sistem operasi berbasis Android KitKat yang dilengkapi berbagai fitur keamanan tambahan.
- Tim WowKeren
- Selasa, 01 Juli 2014 - 10:32 WIB
WowKeren - Blackphone, smartphone pertama yang difokuskan pada pengamanan privasi, sudah mulai dikirimkan ke pemesan, Senin (30/6). Dirancang dengan pengamanan tingkat tinggi serta mengedepankan perlindungan data dan privasi, Blackphone dibanderol dengan harga USD 629 (Rp 7,4 juta).
Selain perusahaan dan pemerintah, SGB Technologies, pembuat Blackphone, berharap bisa memasarkan smartphone ini ke individu. "Ada pasar di luar sana yang ingin mengakses perangkat ini, dan mereka berasumsi bahwa ini hanya terbatas pada perusahaan dan instansi pemerintah," kata CEO SGB Technologies, Toby Weir-Jones.
Smartphone ini dijalankan dengan PrivatOS, sistem operasi berbasis Android KitKat yang dilengkapi berbagai fitur keamanan tambahan. Melalui Blackphone, privasi dan keamanan pengguna akan terlindung ketika melakukan kegiatan menggunakan smartphone tersebut.
Selain itu, pengguna memiliki kontrol terhadap seluruh aplikasi yang dipasang, ditambah kemampuan untuk menghapus semua data melalui remote jarak jauh. Untuk mencegah penyadapan komunikasi, pengguna juga bisa melakukan browsing anonim dan koneksi VPN cerdas.
Blackphone mengusung layar IPS 4,7 inci 720 pixel dan disokong dengan chip Nvidia Tegra 4i quad-core 2 GHz. Didukung juga dengan RAM 1 GB, memori internal 16 GB, slot microSD, kamera belakang 8 MP dan kamera depan 1,3 MP serta koneksi Bluetooth 4.0, wifi 802.11n dan LTE.
(wk/)