Kawanan perampok mencuri ID tag untuk menyamar sebagai pekerja lalu masuk ke pabrik dan menyandera sebagian karyawan yang bekerja di shift malam.
- Tim WowKeren
- Selasa, 08 Juli 2014 - 09:51 WIB
WowKeren - Perusahaan Samsung di Sao Paulo, Brasil, mengalami nasib sial. Sekawanan perampok menyatroni fasilitas Samsung tersebut dan berhasil menggasak smartphone, tablet dan notebook senilai USD 36 juta (Rp 422,7 miliar).
Dilaporkan Business Insider, peristiwa itu terjadi Senin (7/7) malam waktu setempat. Sekitar 20 perampok melakukan aksinya di tengah-tengah shift malam karyawan.
Modusnya, mereka mencuri ID tag untuk menyamar sebagai pekerja. Lalu, dengan berbekal senapan mesin, kawanan perampok ini masuk ke pabrik dan menyandera sebagian karyawan. Kemudian, mereka menggasak sekitar 40 ribu perangkat dan diangkut menggunakan tujuh buah truk.
"Beberapa karyawan disandera oleh perampok, sementara yang lain disuruh terus bekerja," tulis ZDNet. "Tetapi, baterai ponsel karyawan diambil untuk mencegah mereka melapor ke pihak berwajib."
Samsung sendiri telah bekerja sama dengan kepolisian setempat untuk menyelidiki kasus tersebut. "Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Untungnya, tidak ada yang terluka," bunyi rilis resmi Samsung.
"Kami sepenuhnya bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus ini," lanjut Samsung. "Kami juga akan melakukan langkah terbaik agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi."
(wk/)