'Catatan Hati Seorang Istri' Diadukan ke KPI Karena Istilah Down Syndrome
TV

Potads keberatan penggunaan istilah yang salah terhadap Down Syndrome membentuk stigma menyesatkan di masyarakat awam.

WowKeren - Di tengah popularitasnya yang tinggi, "Catatan Hati Seorang Istri" (CHSI) ternyata menuai protes dari Potads. Sinetron yang dibintangi Dewi Sandra itu dinilai Potads telah memberikan pemahaman salah tentang Down Syndrome pada masyarakat.

Potads adalah singkatan Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome. Mereka secara resmi mengadukan CHSI ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat pada Selasa (8/7). Dipimpin oleh Noni Fadillah, sejumlah pengurus Potads datang ke KPI dan diterima oleh Komisioner KPI Pusat.

Noni menjelaskan keberatannya karena "CHSI" menggunakan istilah "penyakit" untuk Down Syndrome. Pasalnya, penyebutan istilah itu di beberapa episode sudah mengarah pada stigma yang salah atas Down Syndrome. Dalam sinetron itu dikisahkan Karin (Cut Meyriska), selingkuhan Bram (Ashraf Sinclair) hamil anak dengan Down Syndrome.

"Melihat alur cerita saat ini, CHSI menimbulkan pemahaman bagi orang awam," ujar Noni. "Bahwa anak yang lahir menyandang Down Synrome disebabkan karena suatu dosa, kutukan, karma. Padahal tidak demikian."


Noni kemudian menjelaskan bahwa Down Syndrome bukan penyakit sehingga penyebutan yang lebih tepat adalah "penyandang" atau "terlahir dengan Down Syndrome". Dikhawatirkan kesalahan penyebutan ini juga akan membuat orang tua anak penyandang Down Syndrome semakin stres. Karena hasil penelitian kedokteran menyatakan orang tua seperti itu akan mudah mengalami stres, mudah marah, perasaan bersalah dan sebagainya.

"Ini akan berlarut jika terus menonton tayangan CHSI," lanjut Noni. "Kami meminta kepada lembaga penyiaran atau rumah produksi meluruskan tentang Down Synrome, bukan disebabkan karena dosa, karma, kutukan, dan tidak menggunakan kalimat yang dapat menyesatkan pandangan masyarakat tentang Down Syndrome."

Komisioner KPI Bidang Isi Siaran, Rahmat, mengatakan akan mengeluarkan surat edaran pada lembaga penyiaran soal penggunaan istilah bidang-bidang tertentu. KPI juga berterimakasih dengan adanya dialog seperti ini lebih membuka mata tentang Down Syndrome.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!