Apple Bantah Tuduhan iPhone Adalah Ancaman Keamanan Nasional
SerbaSerbi

Apple menegaskan tidak pernah bekerjasama dengan agensi pemerintah dari negara manapun untuk menciptakan produk pelacak; seperti yang diberitakan.

WowKeren - Apple Inc. (AAPL) membantah bahwa iPhone buatan mereka merupakan ancaman bagi keamanan negara Tiongkok. Mereka pun meyakinkan user Tiongkok bahwa lokasi yang bisa dilacak di iPhone mereka tidak bisa digunakan untuk mengakses atau mengidentifikasi aktivitas individu seperti yang banyak diberitakan sebelumnya.

Dalam situs berbahasa China-nya, Apple mengatakan tidak pernah bekerjasama dengan agensi pemerintah manapun atau dari negara manapun untuk menciptakan produk untuk melacak seperti yang diberitakan, dilansir Bloomberg.

Bantahan ini dikeluarkan sehari setelah China Central Television (CCTV) memberitakan bahwa iPhone Apple merupakan ancaman bagi keamanan nasional karena kemampuan iPhone melacak lokasi pengguna. Fungsi iPhone yang dapat melacak lokasi pengguna bisa dipakai untuk mengumpulkan 'data sensitif ekstrem' dan bahkan rahasia negara.


Sebelumnya, Ma Ding selaku Director Institute for Security of the Internet at People’s Public Security University di Beijing, Tiongkok, menyebut iPhone bisa mengumpulkan informasi mengenai area yang sering dikunjungi oleh pengguna dan meningkatkan informasi mengenai perjalanan wisata. Dia memberi contoh bahwa seseorang bisa ditelusuri oleh software, di mana hal ini dianggap melanggar privasi. Fungsi 'frequent locations' tersedia pada iOS 7, sistem operasi yang dipakai oleh generasi iPhone saat ini yang dirilis pada September 2013.

Ini bukan kali pertama Apple terlibat dalam kontroversi di Tiongkok. Beberapa waktu lalu, Apple kalah melawan regulator pemerintah Tiongkok terkait gugatan hak paten atau software 'voice recognition' pada teknologi iPhone Siri.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!