Saham BlackBerry turun drastis hingga 9,3 persen menjadi Rp 12 ribu karena Apple dan IBM resmi bermitra.
- Tim WowKeren
- Kamis, 17 Juli 2014 - 15:53 WIB
WowKeren - Kemarin (16/7), saham BlackBerry dilaporkan turun drastis sejak dua perusahaan raksasa dunia, Apple dan IBM, resmi bergabung. Saham BlackBerry di Toronto turun hingga 9,3 persen menjadi Rp 12 ribu.
BlackBerry Ltd., dulunya dikenal dengan Research In Motion, awalnya adalah sebuah perusahaan yang sangat dihargai di Kanada. Namun beberapa tahun belakangan, perusahaan ini terus mengalami persaingan yang ketat dengan produk Apple seperti iPhone, serta telepon berbasis Android lainnya.
Dengan kerja sama yang dilakukan rivalnya tersebut, usaha BlackBerry untuk menegaskan kembali posisinya sebagai penyedia layanan komunikasi yang aman semakin sulit. Mereka akan berhadapan langsung dengan IBM Corp yang berencana membuat aplikasi bertema bisnis untuk iPhone dan iPad.
"Perangkat lunak dari hasil kerja sama ini akan menjadi solusi perangkat lunak Mobile Device Management (MDM) yang juga digunakan BlackBerry dan MobileIron," kata analis Morningstar, Brian Colello. "Bahkan jika sistem keamanan Apple-IBM tidak sebaik yang ditawarkan BlackBerry dan lain-lain."
"Vendor MDM ini harusnya bisa mengatasi masalah yang lebih rumit," sambungnya. "Menggantikan software perangkat mobile IBM yang diusung iPhone dan iPad."
(wk/)