Daniel masih mengurus pengesahan visa yang baru di Toronto meski ia dijadwalkan menjadi tamu dalam acara panel Comic-Con, Jumat (25/7), untuk film terbarunya, 'Horns'.
- Tim WowKeren
- Jumat, 25 Juli 2014 - 11:12 WIB
WowKeren - Daniel Radcliffe punya agenda penting untuk acara Comic-Con di San Diego. Ia dijadwalkan promo untuk film "Horns" dan seharusnya tiba di Comic-Con, Kamis (24/7).
Sayangnya, Daniel belum bisa ke San Diego karena masih di Toronto. "Daniel terjebak di Toronto karena masalah visa," kata seorang sumber pada Page Six.
Saat ini, aktor yang 23 Juli lalu merayakan ultah ke-25 itu dalam proses mengubah visa. Awalnya ia memiliki P-2 visa yang dirancang untuk aktor ataupun entertainer dari luar Amerika Serikat. Ia harus mengubahnya menjadi 0-1 visa yang biasanya dimiliki oleh seseorang dengan keahlian di bidang ilmu pengetahuan, seni, pendidikan, bisnis dan olahraga.
Visa baru itu tersebut mengizinkan seseorang menetap selama tiga tahun di Amerika Serikat. Sedangkan selama ini, Daniel hanya diizinkan tinggal sementara untuk urusan pekerjaan dan biasanya tak boleh lebih dari setahun.
Sumber menambahkan kalau pengajuan visa jenis baru sebenarnya sudah diizinkan. Hanya saja dia butuh stempel pengesahan dari Kedubes Amerika Serikat di Toronto. "Sayangnya komputer mereka (Kedubes AS) sedang rusak," kata sang sumber.
Sejauh ini juru bicara aktor "What If" itu belum memberikan tanggapan apapun. Daniel rencananya akan menjadi salah satu tamu dalam diskusi panel film "Horns" selain Juno Temple dan sutradara Alexandre Aja, Jumat (25/7).
"Horns" diadaptasi dari novel fantasi berjudul sama karya Joe Hill, putra dari Stephen King, dan akan rilis Oktober mendatang. Daniel memerankan pria bernama Ignatius Perrish yang dituduh memerkosa dan membunuh kekasihnya, Merrin (Juno), dengan sadis. Setelah mabuk semalaman, Ignatius menyadari kalau ia kini memiliki tanduk yang terus tumbuh. Namun tanduk tersebut memiliki kekuatan yang mampu membuat orang mengakui dosa-dosanya. Berbekal tanduk tersebut, Ig lalu berusaha menyelidiki kasus kematian Merrin.
(wk/)