Jubir menegaskan kalau isu Robin mengalami krisis keuangan itu hanya berita bohong dan meminta masyarakat lebih fokus menolong orang dengan masalah depresi serupa.
- Tim WowKeren
- Kamis, 14 Agustus 2014 - 08:55 WIB
WowKeren - Robin Williams yang meninggal 11 Agustus akibat gantung diri itu sebelumnya diisukan depresi salah satunya akibat masalah finansial. Namun hal itu segera disangkal oleh juru bicara keluarga sekaligus humas Robin, Mara Buxbaum.
"Laporan yang mengabarkan kalau Robin mungkin mengalami masalah keuangan itu benar-benar bohong," tegas Mara. "Aku mengerti keinginan orang-orang untuk memahami hal ini (kematian Robin), tapi kami ingin kalian fokus untuk menolong orang lain dan memahami masalah depresi."
Jubir boleh saja membantah namun Vila Sorriso atau Villa of Smiles di Napa Valley, California, atas nama Robin telah ditawarkan untuk dijual sejak April. Penawarannya yakni sekitar USD 29,9 juta atau setara Rp 350 miliar. Selain itu, mendiang aktor "Night at the Museum: Secret of the Tomb" itu pernah mengaku kalau dua perceraiannya menghabiskan banyak uang.
"Ada banyak tagihan yang harus dibayar. Perceraian itu mahal," ujar aktor yang pernah direhab akibat kecanduan alkohol dan narkoba itu. "Aku biasanya bergurau kalau mereka menyebutnya 'Semua uang' tapi mereka mengubahnya jadi 'Alimony (All the Money)'. Perceraian itu melukai hatimu lewat dompetmu."
(wk/)