Menurut Abraham, karya Lola Amaria ini bisa menjadi kritikan berharga bagi pemerintah saat ini agar bebas korupsi dan skandal.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 16 Agustus 2014 - 11:08 WIB
WowKeren - "Negeri Tanpa Telinga" menuai pujian dari salah satu tokoh penting Tanah Air. Menurut Ketua KPK Abraham Samad, film Lola Amaria itu bisa menjadi kritikan berharga bagi pemerintah.
"Karya Lola adalah kritikan berhaga bagi pemerintah saat ini," ujar Abraham di Galeri Foto Antara, Jakarta Pusat, Jumat (15/8). "Apalagi kita akan menyongsong pemerintahan yang baru. Saya berharap pemerintahan yang baru nanti mampu menggerus semua mimpi buruk di masa lalu"
"Ini proyek idealisme, film ini menantang arus pasar," lanjutnya. "Makanya saya bilang, biasanya susah mencari sesuatu secara finansial dari film yang seperti itu."
"Negeri Tanpa Telinga" sudah mulai tayang di bioskop sejak 14 Agustus. Film tersebut menampilkan akting Ray Sahetapy, Kelly Tandiono, Jenny Zhang dan Lukman Sardi.
Dikisahkan, seorang tukang pijat keliling bernama Naga (Teuku Rifnu Wikana) banyak mendengar rahasia para pejabat soal korupsi dan skandal lain. Akibat terlalu sering mendengar hal-hal negatif, Naga malah ingin menjadi tuli.
(wk/)