Pria Setinggi 2,57 Meter Meninggal di Usia 44 Tahun
Nasional

Leonid Stadnyk asal Ukraina yang merupakan manusia tertinggi sedunia meninggal di usia 44 tahun karena pendarahan otak.

WowKeren - Leonid Stadnyk yang sempat masuk dalam daftar Pria Tertinggi di Dunia oleh Guinness Book of World Records telah tutup usia. Pria asal Ukraina ini meninggal karena masalah kesehatan yang dideritanya.

Dilansir melalui The Mirror, Leonid Stadnyk meninggal di usia 44 tahun pada Minggu (24/8). Pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai petani itu meninggal karena pendarahan otak yang dialaminya. Ukuran tubuhnya ternyata menyebabkan ia memiliki beberapa masalah kesehatan lainnya.

Sebelum meninggal, tinggi badan Leonid diperkirakan 2,57 meter. Meski berbeda dari masyarakat lainnya, ternyata Leonid enggan untuk mengukur tinggi badannya. Padahal, jika tinggi aslinya diketahui, ia bisa saja menyabet gelar Orang Tertinggi di Dunia dalam Guinness Book of World Records.


Guinness Book of World Records sebelumnya telah menetapkan penghargaan untuk Pria Tertinggi di Dunia pada petani asal Turki, Sultan Kosen. Ia memiliki tinggi 2,51 meter saat diukur Februari lalu.

"Bagiku, tinggi yang kumiliki adalah kutukan. Ini merupakan hukuman dari Tuhan, bukan sesuatu untuk dirayakan," ujar Leonid dalam wawancara sebelum ia meninggal. "Aku tak tahu apa dosaku memiliki tinggi badan ini. Sepanjang hidupku aku selalu bermimpi menjadi sama seperti orang lain."

Leonid sempat mengungkap bahwa ia tidak punya rencana menikah karena tak ingin menimbulkan masalah pada istrinya. Tinggi yang disebabkan oleh kelainan gigantisme ini juga membuat pria tersebut meninggalkan cita-citanya sebagai dokter hewan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!