Google Rilis Fitur Peringatan Bencana Alam untuk Indonesia
SerbaSerbi

Berkat kerjasama dengan BMKG dan BNPB, Google berhasil merilis Public Alerts dan Crisis Map untuk Indonesia, Senin (23/9).

WowKeren - Google akhirnya merilis fitur Google Public Alerts dan Crisis Map untuk Indonesia, Senin (23/9). Dengan fitur ini, nantinya masyarakat Indonesia akan mendapat peringatan darurat yang akurat dan relevan jika akan terjadi bencana alam.

Fitur ini hadir berkat kerjasama Google dengan lembaga penanggulangan bencana di Indonesia. "Kami bisa menghadirkan Crisis Map dan Public Alerts ini di Indonesia berkat kerja sama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," kata Google dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/9).

Jika akan terjadi bencana, fitur ini nantinya akan menampilkan peringatan di halaman Google Public Alerts, Google Search, Google Maps dan Google Now. Contohnya, ketika pengguna melakukan pencarian untuk informasi yang berhubungan dengan tsunami di Google Search atau Maps pada desktop atau perangkat seluler ketika bencana tersebut akan terjadi, Google akan menginformasikan peringatan mengenai bencana tersebut.


Pengguna juga akan mendapatkan informasi mengenai wilayah-wilayah yang kemungkinan terkena dampak dari bencana alam. Public Alerts juga menyajikan estimasi waktu dan detil mengenai bencana, seperti tinggi gelombang pada bencana tsunami, dan berbagai informasi untuk pengamanan diri.

Menurut Kepala Kemitraan Google Crisis Response, Meryl Stone, Indonesia merupakan negara kedelapan yang memiliki akses Public Alerts. Sebelumnya, Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Kolombia, Australia, Taiwan dan Jepang telah memiliki akses yang sama.

Selain melalui web, pengguna Indosat juga bisa mengakses Public Alerts secara gratis dengan menekan *123*77#. Pengguna ponsel Android dan iOS, juga akan mendapat peringatan dari Google Now.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!