PSSI masih menyelidiki motif seorang suporter menyalakan flare dalam laga Arema vs Persipura di ISL.
- Tim WowKeren
- Senin, 13 Oktober 2014 - 10:39 WIB
WowKeren - Pertandingan antara Arema Cronus Indonesia melawan Persipura Jayapura diwarnai sedikit kekacauan. Pasalnya, salah satu suporter Aremania menyalakan flare pada babak kedua pertandingan tersebut yang diselenggarakan Minggu (12/10) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Suporter Arema yang belum diungkap identitasnya tersebut segera dibekuk oleh pihak panpel Arema kurang dari 5 menit setelah ia menyalakan flare. Ia pun diserahkan pada Komdis PSSI.
"Kita masih melakukan pemeriksaan," terang Ketua Komdis PSSI, Hinca Panjaitan. "Saya belum bisa menyampaikan apakah akan ada sanksi."
Motif dinyalakannya flare tersebut, juga belum dipastikan oleh pihak PSSI. Namun ada 2 kemungkinan yang sedang ditelusuri, yaitu murni sebagai perayaan kemenangan Arema atau mengganggu jalannya pertandingan.
"Yang jelas, malam ini pemeriksaan akan dituntaskan, sekaligus juga akan ditentukan sanksi apa. Baik kepada tim, panpel, atau pelakunya," tegasnya. Hinca Panjaitan juga tidak ingin ada flare yang dinyalakan hingga mengganggu jalannya pertandingan.
"Saya tak ingin lagi melihat dalam pertandingan ada suporter yang menyalakan flare," lanjutnya. "Saat ada yang menyalakan flare saya perintahkan ke panpel untuk menangkap pelakunya."
Suporter bukan satu-satunya yang melakukan aksi agresif dalam laga lanjutan babak 8 besar ISL tersebut. Sejak awal, pemain Persipura bermain penuh emosi hingga membuat sejumlah punggawa Arema mengalami cedera. Pencetak dua gol, Samsul Arif, terpaksa ditarik keluar setelah terpincang-pincang akibat cedera ligament engkel. Juan Revi juga cedera kaki kiri karena ditekel pemain Persipura. Wasit juga memberikan kartu merah pada pemain Persipua, Gerald Pangkali, yang bermain cukup kasar. Laga tersebut berakhir dengan kemenangan Arema 3-0 (2 gol dari Samsul dan 1 gol Cristian Gonzales) atas Persipura.
(wk/)