Menurut Menpora Roy Suryo, sudah waktunya Timnas U-19 menghilangkan kejenuhan atas kompetisi dengan berkarir dulu di klub masing-masing.
- Tim WowKeren
- Rabu, 15 Oktober 2014 - 07:42 WIB
WowKeren - Timnas U-19 lagi-lagi menelan kekalahan fatal bahkan di laga formalitas. Setelah tersingkir di Piala AFC U-19 2014, skuad Garuda Jaya hanya bisa mencetak 1 gol diwakili Dimas Drajat setelah dibantai 4 gol oleh UEA dalam laga terakhir fase grup, Selasa (14/10).
Kekalahan tersebut mendapat evaluasi dari Menpora Roy Suryo. Menurut Menpora, akan lebih baik jika Evan Dimas cs berpisah untuk sementara dan berkonsentrasi di klub masing-masing.
"Meskipun saya percaya penuh pada PSSI, saya merekomendasikan agar para atlet berkarir dulu di klub masing-masing, mereka tidak harus disatukan dalam satu tim yang sama," kata Roy Suryo setelah melepas kontingan Indonesia untuk Asian Para Games 2014 di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Selasa (14/10) malam. "Saya tidak mau menyalahkan pemain, karena mereka sudah berjuang memberikan yang terbaik. Kekalahan beruntun ini membuat kami harus melakukan evaluasi total."
Roy menilai ada sedikit kekecewaan dari pemain Timnas U-19 karena tidak bermain di turnamen COTIF Spanyol dan malah melakoni kompetisi HBT Brunei. "Jangan disebut saya menyalahkan, karena PSSI mengikuti keinginan para pemain. Setelah dari Brunei, mereka ingin ke Spanyol dan akhirnya dikirim ke Spanyol. Sayangnya, stamina kemudian berkurang," terangnya.
Pihak PSSI juga akan mengevaluasi kegagalan Timnas U-19 ini di kongres berikutnya. Sedangkan Indra Sjafri berharap timnas tetap semangat walau apapun yang terjadi.
"Mudah-mudahan mereka dapat tumbuh dengan baik," kata Indra. "Makanya kami berharap klub bisa memberikan kesempatan pada pemain muda ini terus berkembang."
(wk/)