Menurut Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapnedam) XVI Pattimura, Gayatri akan dimakamkan di Taman Bahagia.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 25 Oktober 2014 - 10:39 WIB
WowKeren - Bocah ajaib dari Ambon, Gayatri Wailisa yang menguasai 14 bahasa asing, telah meninggal dunia akibat pecahnya pembuluh darah otak. Setelah dirawat selama empat hari di Rumah Sakit Abdi Waluyo di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Gayatri meninggal pada Kamis (23/10) sekitar pukul 19.15 WIB.
Dini hari pada pukul 01.00, Sabtu (25/10), jenazah Gayatri diterbangkan ke Ambon. Kendati demikian, Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapnedam) XVI Pattimura, Letkol Muhammad Hasyim, mengungkapkan pihaknya belum mendapat konfirmasi gadis itu akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan.
"Gayatri dimakamkan di Taman Bahagia, jadi dia tidak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan," jelasnya pada Kompas, Jumat (24/10). "Kalau dimakamkan di situ, ada aturannya dan itu ketat karena aturannya jelas."
"Enggak ada upacara militer. Saya malah baru tahu info soal itu," lanjutnya. "Nanti dikonfirmasi dulu, tapi setahu saya tidak ada itu (upacara militer)."
Gadis berusia 17 tahun ini pernah mewakili Indonesia dalam Convention on the Right of the Child (CRC) atau Konvensi Hak-hak Anak tingkat ASEAN di Thailand. Ia menguasai Bahasa Inggris, Italia, Spanyol, Belanda, Mandarin, Arab, Jerman, Prancis, Korea, Jepang, India, Rusia dan Tagalog dikuasainya dengan baik dan fasih.
Karena prestasi inilah Gayatri dikabarkan akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan. Kendati tak dimakamkan di TMP, Hasyim mengungkapkan pihaknya akan membantu memfasilitasi proses persemayaman dan pemakaman jenazah Gayatri. Salah satunya adalah dengan menyediakan tenda dan kursi bagi para tamu yang melayat.
(wk/)