Pelatih Real Madrid Bantah Provokasi Lionel Messi Jelang El Clasico
SerbaSerbi

Carlo Ancelotti diisukan menyindir Messi dengan pernyataan bahwa ia tak harus meminta izin jika harus mengganti pemain di sebuah pertandingan.

WowKeren - Lionel Messi menjadi sorotan ketika ia diisukan menolak perintah pelatih Barcelona, Luis Enrique. Ketika itu, Enrique ingin menggantikan Messi dengan Munir El Haddadi.

Sikap Messi itu kemudian diduga menjadi bahan sindiran Carlo Ancelotti. Menurutnya, ia tak perlu meminta izin Cristiano Ronaldo untuk bisa menarik keluar sang bintang yang kemudian digantikan oleh Sami Khedira dalam laga kontra Liverpool di Liga Champions baru-baru ini.

Menanggapi rumor tersebut, Don Carletto membantah. Ia tak berniat menyindir ataupun memprovokasi menjelang laga El Clasico antara Barca vs Madrid, Sabtu (25/10).

"Ucapanku itu tidak dimaksudkan sebagai langkah provokasi," tegas pelatih Italia ini. "Aku memiliki respek yang besar kepada Luis Enrique dan semua rekan-rekan pelatihku. Jika ada orang yang menyebut ucapanku itu sebagai provokasi, mereka salah."


Enrique juga merasa kalau Ancelotti hanya sekedar bergurau. Ia juga menegaskan kalau saat itu hanya sekedar menanyai kondisi Messi.

"Aku memiliki respek yang besar kepada Ancelotti, sebagai pelatih maupun sebagai pribadi," kata Enrique. "Kita semua tentu punya hak untuk bercanda, aku tak punya masalah dengan hal itu."

Sementara itu, Messi sedang berkonsentrasi untuk pencapaian rekor baru. Ia inggal selangkah lagi untuk menyamai rekor Termo Zarra, top skor Liga Spanyol sepanjang masa. Bahkan jika dia bisa mencetak 2 gol di Santiago Bernabeu, laga El Clasico, Sabtu (25/10), maka striker Barcelona tersebut akan bisa mengalahkan pencapaian Zarra.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!