Sesuai analisis Ming Chi Kuo, Apple dikabarkan bakal menghentikan produksi iPhone 'murah' tersebut pertengahan 2015.
- Tim WowKeren
- Kamis, 27 November 2014 - 08:26 WIB
WowKeren - Apple berusaha mencuri pasar smartphone non premium dengan merilis iPhone 5C berbahan plastik dan casing warna-warni pada 2013. Namun tampaknya Apple tak berminat menjadikannya jagoan utama. Kabarnya iPhone "murah" tersebut akan segera dihentikan produksinya.
Rumor tersebut dihembuskan oleh MacRumor yang mengaku mendapat bocoran dari Taiwan Industrial and Commercial Times. Dikabarkan bahwa Apple siap menghentikan produksi iPhone 5C pada pertengahan 2015. Wistron yang bertugas sebagai pemasok dan manufaktur Foxconn akan mulai bersiap-siap menghentikan produksinya.
Laporan ini sendiri sejalan dengan klaim dari Ming-Chi Kuo, analis KGI Securities, yang kerap menebak dengan jitu rencana bisnis Apple. Kuo pernah mengatakan bahwa produksi Phone 5C dan iPhone 4S akan berakhir pada 2015 setelah plan masa promosinya sudah habis.
Kemungkinan besar salah satu alasan Apple berhenti memproduksi iPhone 5C adalah karena tidak memiliki sensor pemindai sidik jari Touch ID. Maklum saja, fitur tersebut menjadi "nyawa" bagi Apple Pay yang saat ini gencar dipromosikan.
iPhone 5C merupakan terobosan Apple yang pertama kalinya menawarkan warna selain silver dan hitam serta bahan plastik untuk casing. Meski harganya lebih murah dari versi biasa namun penjualannya tidak sebagus iPhone 5S karena dirasa harganya "nanggung". Saat ini iPhone 5C yang tersedia hanya versi 8GB dan menjadi pilihan termurah bagi konsumen.
(wk/)