Dari email yang diretas para hacker, nilai akuisisi yang ditawarkan Facebook untuk Snapchat diketahui lebih tinggi ketimbang USD 3 miliar.
- Tim WowKeren
- Jumat, 19 Desember 2014 - 12:40 WIB
WowKeren - CEO Snapchat Evan Spiegel mengungkapkan dirinya merasa ingin menangis sepanjang hari gara-gara email pribadinya dengan CEO Sony Entertainment, Michael Lynton, bocor menyusul peretasan besar-besaran di Sony Pictures Entertainment. Dalam email itu terungkap bahwa Snapchat benar-benar berat menolak tawaran CEO Facebook Mark Zuckerberg yang ingin meminangnya.
"Aku merasa ingin menangis sepanjang pagi," ujarnya dikutip dari BBC. "Perasaanku bermacam-macam setelah rencana bisnis kami dibocorkan ke publik kemarin malam. Jelas aku marah dan merasa hancur."
Diantara email yang bocor, Spiegel dan Lynton juga berbicara dengan jurnalis Malcolm Gladwell. Jurnalis tersebut sempat bertanya pada Lynton soal penolakan Snapchat atas tawaran miliaran dolar dari Facebook.
"Jika Anda tahu penawaran yang sebenarnya, Anda bisa memesan semua pemukiman mewah di Bellvue," jawab Lynton. "Evan membuat kesepakatan dengan perusahaan lain. Tidak memberitahuku. Ketika aku menentangnya, dia berkata 'Aku baru saja menolak tawaran bernilai miliaran dari Zuckerberg'."
Dari pembicaraan tersebut dapat disimpulkan bahwa nilai akuisisi yang ditawarkan Facebook rupanya lebih besar dari nilai yang dirumorkan selama ini. Seperti yang diketahui, Facebook dikabarkan telah memberikan proposal senilai USD 1 miliar yang kemudian dinaikkan menjadi USD 3 miliar, namun tetap ditolak.
(wk/)