Laporan yang ditulis Amal dianggap kontroversial oleh peradilan Mesir sehingga mereka mengancam akan menangkapnya jika mengunjungi Kairo.
- Tim WowKeren
- Selasa, 06 Januari 2015 - 08:53 WIB
WowKeren - Profesi Amal Alamuddin memang patut diacungi jempol. Sebagai seorang pengacara sekaligus aktivis kemanusiaan, istri George Clooney ini selalu membela apa yang dianggapnya benar. Salah satunya adalah mengkritisi hukum peradilan di Mesir meskipun mendapat ancaman dijebloskan ke dalam jeruji besi.
Pada awalnya, Amal ditunjuk sebagai pengacara dari ketiga tersangka al-Jazeera yang dituduh sebagai teroris pada Desember 2013 lalu. Rupanya laporan yang ditulis oleh aktivis berusia 36 tahun ini dianggap kontroversial oleh peradilan Mesir. Sehingga mereka mengancam akan menangkapnya jika mengunjungi Kairo.
"Ketika aku mau membacakan laporan, pertama-tama mereka menghentikan kami untuk melakukannya di Kairo. Mereka bilang, 'apakah laporannya mengkritisi para tentara, pengadilan atau pemerintah?' kami bilang iya," jelasnya. "Lalu mereka bilang, 'kalau begitu anda bisa dipenjara'."
Dalam laporannya, Amal mengkritisi pemerintah Mesir yang terlalu memegang kendali penuh. Ia menyarankan agar para pejabat seharusnya diperlakukan sama rata dan tidak boleh memilih hakim sendiri untuk kasus-kasus tertentu.
"Bagaimana pun juga kami harus tetap melanjutkan dan melipatgandakan usaha kami untuk membebaskan mereka," tutur Amal. "Namun sayangnya kami tidak bisa bergantung pada proses hukum Mesir jika ingin mendapatkan hasil yang adil atau cepat."
(wk/)