Potongan jari manusia tersebut ditemukan oleh seorang warga Darwin, Australia, di tepi pantai Lee Point.
- Tim WowKeren
- Selasa, 06 Januari 2015 - 11:09 WIB
WowKeren - Belum lama ini, polisi dan ahli forensik di Australia tengah dibingungkan dengan penemuan jari manusia yang terpotong. Jari tersebut ditemukan oleh seorang warga Darwin, Australia, ketika sedang berjalan dengan anjingnya di tepi pantai. Namun rupanya jari manusia yang terpotong itu adalah sebuah tanaman misterius.
Pria tersebut cukup khawatir bahwa yang ia temukan adalah jari tangan manusia. Ia mengira jari tersebut adalah bukti terjadinya pembunuhan di tepi pantai Lee Point, Darwin, Australia. Pria ini pun bergegas menghubungi kantor polisi sekitar.
Petugas yang tiba di lokasi kejadian juga mengaku kebingungan dengan penemuan pria tersebut. "Mereka pada awalnya menduga ini adalah bagian dari tubuh manusia," kata Brendan Lindner, petugas setempat.
Potongan jari tersebut pun dikirim untuk uji forensik, namun hasil yang didapat tidak begitu jelas. Sehingga dikirim lagi ke tempat lain untuk uji patologi. "Sambil menunggu hasil uji, foto yang diambil oleh polisi menjadi perdebatan di kalangan polisi yang bertugas, separuh mengatakan ini adalah jari manusia, separuh lagi mengatakan bukan," ucapnya.
Akhirnya terungkap sudah bahwa potongan jari tersebut adalah sebuah tanaman. Hal ini diungkapkan langsung oleh ahli patologi. Tanaman ini adalah sejenis batu karang dan menurut penelitian hanya ditemukan di bumi bagian utara.
"Tidak seorang pun diantara kami adalah ahli tanaman," ungkap Brendan. "Jadi yang akhirnya kami temukan bahwa ini adalah alcyonium digitatum, yang juga disebut sebagai jari orang mati."
(wk/)