Kepala Basarnas Tidur 90 Menit Sehari Demi Cari AirAsia QZ8501
Nasional

Selama pencarian AirAsia QZ8501, kepala Basarnas Soelistyo mengaku hanya bisa tidur 90 menit sehari dan itu pun dilakukan di kantornya.

WowKeren - Nama Marsekal Madya Fransiskus Henry Bambang Soelistyo sering disebut akhir-akhir ini. Pasalnya, sebagai kepala Basarnas tentunya ia memegang peranan penting dalam proses pencarian serta evakuasi korban pesawat AirAsia QZ8501.

Selama pencarian AirAsia QZ8501, ia mengaku hanya bisa tidur 90 menit sehari. Hal itu pun ia lakukan di kantornya. "Saya tidur sejam setengah, tapi masih bertahanlah," katanya.

Pria berusia 58 tahun ini juga mengaku minum kopi dan vitamin setiap pagi untuk menjaga stamina. Tak hanya itu, Soelistyo juga jarang pulang ke rumah. Namun keluarganya tak pernah protes dengan hal tersebut.


"Sejak awal kejadian, ada semangat agar operasi AirAsia ini sukses dalam waktu secepatnya. Itu yang membuat kami bertahan," ujar Soelistyo. "Sudah biasa kalau saya tak pulang. Saat dinas sebagai prajurit, saya sudah biasa seperti itu."

Sementara itu, ayah dua anak ini terus bersiaga di command centre gedung Basarnas di lantai 14 untuk mengkoordinasikan pergerakan timnya di lokasi pencarian. Setiap harinya, ada tim yang bergilir untuk berjaga di sana. Tim tersebut terdiri dari 12 orang dan bertugas mengontrol misi SAR yang berlangsung di seluruh Indonesia, termasuk kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!