Perwakilan Clara menegaskan tiga poin utama isu pelecehan yang dilakukan CEO Polaris.
- Tim WowKeren
- Selasa, 20 Januari 2015 - 13:30 WIB
WowKeren - Belum lama setelah pengacara Clara membuat pernyataan terkait isi percakapan sosial media Clara dan CEO Polaris, perwakilan Clara turut angkat bicara. Kali ini mereka menegaskan poin-poin yang dianggap sebagai pelecehan seksual.
Hal itu dilakukan karena menurut pihak Clara, isi percakapan yang diungkap Dispatch bisa membuat imej Clara menjadi buruk. Dispatch dianggap tidak merilis bagian penting dari inti pelecehan seksual.
"Kenyataannya, CEO Polaris mengirimkan 3 pesan dalam 5 menit kepada Clara lewat tengah malam," kata perwakilan Clara. "Melihat pesan dikirim lewat tengah malam dan CEO sedang mabuk, Clara berpikir, 'Bagaimana dia mengirimiku pesan dalam keadaan mabuk jam segini'. Hal itu membuat Clara sangat tak nyaman.
Perwakilan Clara kemudian mengatakan bahwa siang esok harinya sekitar pukul 1, Clara dibuat kaget dengan perkataan CEO. Pasalnya CEO Polaris menyatakan bahwa agensi harus tahu dimanapun keberadaannya dan apa yang dilakukannya, bagaimana hubungan selebriti wanita dengan manajer dan juga tanggal menstruasinya sebelum menandatangani kontrak.
Dengan ini pihak Clara menekankan 3 poin pelecehan seksual. Pertama, tentang tanggal menstruasinya, kedua tentang pesan tengah malam dan ketiga tentang beberapa ocehan tak sopan CEO seperti "Aku sudah menikah tapi aku memiliki seorang kekasih".
Pihak Clara mengaku mereka pernah menyebutkan tentang tanggal menstruasi Clara untuk menjaga hubungan baik. Namun saat Clara mendengar tentang hal itu lagi ia tak bisa menerimanya.
Perwakilan Clara bahkan menyatakan bahwa Clara pernah mengirim email ke pengacara Polaris tentang pesan tengah malam CEO saat mabuk dan bertanya bagaimana harus bereaksi. Saat itu Clara merasa terkejut dan malu, namun email tersebut tak ditanggapi.
Masalah foto bikini, perwakilan Clara menegaskan bahwa itu dilakukan sebatas karena pekerjaan. "Clara hanya ingin menunjukkan bagaimana hasil pemotretan. Foto tersebut dipublikasikan oleh majalah SURE dan ia mengirimnya pada CEO demi bisnis untuk memberitahukan jadwal kerja dan hasil pemotretan," jelas perwakilan tersebut.
(wk/)