Sosok Sudirman yang pendiam membuat Adipati kesulitan untuk memerankannya di film 'Jenderal Soedirman'.
- Tim WowKeren
- Selasa, 20 Januari 2015 - 15:31 WIB
WowKeren - Jendral Soedirman biasanya yang kita kenal hanya nama jalan di pusat ibukota, Jakarta, padahal jasanya selama hidupnya untuk membela negara. Sosok Sudirman yang telah berjuang habis-habisan dan tak mudah menyerah menjadikan membuat sutradara Viva Westi tertarik untuk menjadikannya film.
Adipati Dolken yang dipilih berperan sebagai Jenderal Sudirman di film berjudul sama. "Jenderal Soedirman". Ia sendiri mengaku mendapatkan beban memaikan sebagai tokoh pahlawan seorang panglima besar.
Di film tersebut, aktor film "Slank Nggak Ada Matinya" itu harus memerankan Jendral Sudirman pada tahun 1946 sampai tahun 1949. "Di masa umur di 33 tahun sampai meninggal," kata Adipati saat ditemui di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (20/1)).
"Pasti (kesulitan), karena memerankan sosok orang pahlawan indonesia di masa itu, kira-kira memerankan sosok tokoh di tahun 1945 sampai 1949 di masa itu. Jadi bebannya adalah harus natural," jelasnya.
Agar perannya bagus, Adipati langsung menanyakan kepada putra bungsu Jendral Sudirman, Teguh Sudirman. Aktor berusia 24 tahun itu pun banyak mendapat referensi.
"Udah ngobrol sama pak Teguh, saya pribadi sudah dikasih CD-CD sejarah Pak Sudirman. Saya melihat museum pak Sudirman, saya dibawa ke kuburannya Pak Sudirman juga."
Sosok Sudirman yang pendiam juga membuat Adipati kesulitan untuk memerankannya. "Mengeluarkan auranya, karena susah juga dia sosok pendiam. Dia berbicara dengan aura yang kuat," imbuh aktor "Perahu Kertas" itu.
Selain Adipati Dolken, ada beberapa aktor yang terlibat dalam film "Jenderal Soedirman" ini, seperti Ibnu Jamil sebagai Kapten Nolly, Mathias Muchus sebagai Tan Malaka, Baim Wong memerankan Presiden Soekarno, Nugie sebagai Bung Hatta, dan Lukman Sardi sebagai Jusuf Ronodipuro.
(wk/)