Sutradara Matthew Vaughn dinilai mampu menyuguhkan 'Kingsman: The Secret Service' yang berbeda dari 'James Bond'.
- Tim WowKeren
- Rabu, 11 Februari 2015 - 15:36 WIB
WowKeren - Bagi Anda pecinta film detektif mungkin sudah melihat "Kingsman: The Secret Service". Film yang disebut-sebut mirip dengan "James Bond" ini telah masuk ke bioskop Tanah Air.
Cerita dimulai di Argentina pada 1997 dengan kemunculan Harry Hart (Colin Firth). Harry muncul di depan pintu rumah seorang anak bernama Eggsy (Taron Egerton) yang saat itu masih berusia lima tahun. Harry memberikan nomor telepon yang boleh digunakan hanya saat Eggsy dalam keadaan sangat kacau atau genting.
17 Tahun kemudian, Eggsy mengalami kondisi darurat saat ia dikejar oleh sekelompok orang. Pemuda itu pun memanggil Harry untuk datang. Setelah musuh-musuh Eggsy dikalahkan, Harry lantas menawari pemuda itu untuk bergabung dalam organisasi rahasia independen, "Kingsman".
Eggsy merupakan putra dari teman Harry yang dulunya juga merupakan anggota "Kingsman". Ayah Eggsy meninggal saat menjalankan misi belasan tahun lalu di Timur Tengah. Saat memutuskan untuk mengikuti tes rekrutmen "Kingsman", Eggsy menjadi bahan lelucon calon rekrutan lainnya.
Meskipun serampangan, Eggsy tetap memiliki kemampuan dan ketangkasan di atas rata-rata layaknya agen spionase pada umumnya. Maka dimulailah tes-tes berat bagi Eggsy untuk menjadi anggota "Kingsman", agen Inggris yang mematikan.
"Kingsman: The Secret Service" merupakan dari adaptasi komik karangan Mark Millar dan Dave Gibbons. Meskipun kental dengan aroma James Bond, namun Matthew Vaughn sebagai sutradara mampu membuat suguhan baru. Sepanjang film, penonton dapat menikmati lelucon-lelucon seputar agen 007 tersebut atau film spionase lainnya.
Matthew Vaughn mampu menciptakan karakter-karakter yang luar biasa. Selain Eggsy dan Harry, karakter penjahat di film tersebut juga menarik perhatian. Richmond Valentine (Samuel L. Jackson) dengan aksen cadelnya membuatnya tampak bodoh dan fakta bahwa dia takut terhadap darah merupakan sesuatu yang baru bagi karakter seorang penjahat.
Sebagai film spionase, "Kingsman: The Secret Service" dinilai telah memberikan suguhan baru. Matthew Vaughn selaku sutradara dianggap sukses membuat kejutan-kejutan sepanjang film.
(wk/)